Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Penjualan Minyak Venezuela oleh AS Capai Rp8,45 Triliun, Bagian dari Kesepakatan Senilai Rp33,8 Triliun

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Penjualan Minyak Venezuela oleh AS Capai Rp8,45 Triliun, Bagian dari Kesepakatan Senilai Rp33,8 Triliun
Foto: Ilustrasi - Eksplorasi minyak Venezuela (sumber: Anadolu)

Pantau - Amerika Serikat mengumumkan telah menyelesaikan penjualan pertama minyak Venezuela senilai sekitar 500 juta dolar AS atau setara Rp8,45 triliun, sebagai bagian dari kesepakatan lebih besar dengan pemerintah Venezuela.

Penjualan ini dilakukan setelah AS mengambil alih aset minyak Venezuela, di tengah ketegangan geopolitik yang melibatkan intervensi militer dan penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.

Bagian dari Kesepakatan Lebih Besar

Penjualan pertama ini merupakan bagian dari kesepakatan total senilai 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp33,8 triliun antara Washington dan Caracas.

Menurut pejabat AS, dana hasil penjualan tersebut disimpan dalam rekening bank yang dikendalikan oleh pemerintah AS, termasuk di Qatar sebagai lokasi netral.

"Penjualan lebih lanjut kemungkinan akan terjadi dalam beberapa hari dan pekan mendatang," ungkap seorang pejabat AS yang dikutip oleh Antara News.

Pemerintahan AS menyebutkan bahwa tim Presiden telah memfasilitasi diskusi dengan perusahaan minyak untuk mempercepat pemulihan infrastruktur minyak Venezuela dan mendorong peluang investasi asing.

Rencana Ekspor dan Investasi Industri Energi

Mantan Presiden AS, Donald Trump, sebelumnya menyatakan bahwa industri minyak akan berperan penting dalam pemulihan ekonomi Venezuela.

"Industri minyak akan menyumbang setidaknya 100 miliar dolar AS untuk memperbaiki sektor energi Venezuela yang rusak," ungkapnya.

Trump juga mencatat bahwa AS akan mengekspor 30 juta hingga 50 juta barel minyak Venezuela dengan menggandeng perusahaan-perusahaan energi asal AS.

Namun, rincian lengkap mengenai volume minyak yang dijual dan identitas pembelinya dalam penjualan pertama ini belum diungkapkan secara resmi.

AS masih belum memberikan informasi spesifik mengenai waktu pengiriman maupun jenis minyak yang dijual.

Penulis :
Leon Weldrick