Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Norwegia, Belanda, Slovenia, dan Maroko Dapat Undangan Trump untuk Bergabung Dewan Perdamaian Gaza

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Norwegia, Belanda, Slovenia, dan Maroko Dapat Undangan Trump untuk Bergabung Dewan Perdamaian Gaza
Foto: (Sumber: Ilustrasi Jalur Gaza setelah gencatan senjata. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu))

Pantau - Norwegia, Belanda, Slovenia, dan Maroko menerima undangan dari Presiden AS Donald Trump untuk bergabung dengan "dewan perdamaian" Gaza sebagai bagian dari upaya stabilisasi kawasan.

Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Store menyatakan, "Pada Jumat, saya mengetahui tentang undangan Presiden Trump melalui kedutaan di Washington, dan mereka mengirimkannya kepada saya... Kami akan mempertimbangkan seberapa relevan hal itu," ungkapnya.

Trump juga mengundang Perdana Menteri Slovenia Robert Golob untuk bergabung dalam inisiatif tersebut, menurut pemerintah Slovenia, melalui surat yang menyebutkan Golob diajak untuk memperkuat perdamaian di Timur Tengah sebagai anggota pendiri Dewan Perdamaian.

Kementerian Luar Negeri Maroko menyampaikan bahwa Raja Mohammed VI setuju untuk bergabung dengan dewan perdamaian Gaza, sedangkan pemerintah Belanda sedang mempertimbangkan undangan tersebut, lapor surat kabar NRC.

Pada pertengahan November 2025, Dewan Keamanan PBB menyetujui resolusi yang diusulkan AS untuk mendukung rencana komprehensif Trump menyelesaikan situasi di Gaza, dengan dukungan 13 anggota dan abstain dari Rusia serta China.

Rencana AS mencakup administrasi internasional sementara untuk Gaza, pembentukan dewan perdamaian yang dipimpin Trump, serta pengerahan pasukan stabilisasi internasional.

Sebelumnya, pada 10 Oktober 2025, perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai berlaku, dan pada 13 Oktober 2025, Trump bersama Presiden Mesir Abdel Fattah Sisi, Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menandatangani deklarasi mengenai gencatan senjata Gaza.

Sumber informasi terkait undangan Trump ini berasal dari Sputnik.

Penulis :
Aditya Yohan