HOME  ⁄  Geopolitik

Lebih dari 60 Anak Meninggal karena Malnutrisi di Badakhshan Afghanistan, Hampir 16.000 Kasus Terdata

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Lebih dari 60 Anak Meninggal karena Malnutrisi di Badakhshan Afghanistan, Hampir 16.000 Kasus Terdata
Foto: (Sumber: Foto yang diambil pada 9 Juli 2025 ini memperlihatkan seorang anak Afghanistan di kamp pengungsian sementara di Kabul, Afghanistan. ANTARA/Xinhua/Saifurahman Safi..)

Pantau - Lebih dari 60 anak dilaporkan meninggal dunia akibat kekurangan gizi parah dalam 11 bulan terakhir di Provinsi Badakhshan, Afghanistan, menurut laporan media lokal Tolo News pada Selasa (20 Januari 2026).

Selama periode yang sama, sebanyak 16.468 anak didiagnosis mengalami malanutrisi dan kini tengah menjalani perawatan di berbagai fasilitas kesehatan di wilayah tersebut.

Kondisi ini mencerminkan krisis gizi anak yang kian memburuk di tengah minimnya akses layanan kesehatan dan meningkatnya kemiskinan.

Faktor Penyebab dan Tantangan di Lapangan

Sejumlah faktor utama yang memicu tingginya angka malnutrisi anak di Badakhshan antara lain rendahnya pemberian air susu ibu (ASI), keterbatasan akses terhadap makanan bergizi, jarak kelahiran antar anak yang terlalu dekat, serta kurangnya pengetahuan masyarakat terkait nutrisi anak yang tepat.

Warga setempat turut menyampaikan kekhawatiran terhadap kondisi ini, terutama menyangkut kemiskinan yang semakin memburuk, kekurangan fasilitas medis, dan minimnya tenaga kesehatan terlatih, khususnya di wilayah pedesaan.

Banyak desa di Badakhshan berada jauh dari klinik kesehatan, sehingga menyulitkan proses diagnosis dan pengobatan yang cepat dan efektif, apalagi saat kondisi cuaca ekstrem menghambat mobilitas dan akses layanan.

Situasi ini menunjukkan perlunya intervensi segera dari otoritas lokal maupun lembaga kemanusiaan internasional untuk mencegah bertambahnya korban jiwa akibat malnutrisi.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Tria Dianti