Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Iran, Targetkan Komandan IRGC dan Pejabat Penindas Demonstran

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Iran, Targetkan Komandan IRGC dan Pejabat Penindas Demonstran
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Bendera negara Iran dan Amerika Serikat (ANTARA/Anadolu/py/am.).)

Pantau - Amerika Serikat resmi menjatuhkan sanksi terhadap tujuh individu dan dua entitas di Iran, termasuk seorang komandan tinggi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), sebagai respons atas tindakan keras pemerintah Iran terhadap gelombang demonstrasi di dalam negeri.

Sanksi diumumkan oleh Departemen Keuangan AS melalui Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri (OFAC), yang menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari dukungan Amerika terhadap rakyat Iran yang memprotes rezim represif di Teheran.

"Amerika Serikat mendukung rakyat Iran dalam protes mereka terhadap rezim yang korup dan represif di Teheran," tulis pernyataan resmi tersebut.

Komandan IRGC dan Investor Juga Kena Sanksi

Salah satu individu yang ditambahkan ke dalam daftar Specially Designated Nationals (SDN) adalah Hamid Damghani, Komandan IRGC untuk Provinsi Gilan.

Menurut OFAC, Damghani bersama enam pejabat lainnya dituduh terlibat langsung dalam penindakan brutal terhadap pengunjuk rasa.

Selain itu, sanksi juga dijatuhkan kepada seorang investor Iran yang dituduh menggelapkan dana rakyat hingga miliaran dolar.

Departemen Keuangan AS menyatakan bahwa mereka yang dikenai sanksi bertanggung jawab atas pelanggaran HAM berat dalam upaya membungkam suara oposisi.

Gelombang Unjuk Rasa Dipicu Krisis Ekonomi

Gelombang unjuk rasa di Iran meletus sejak akhir Desember 2025, dipicu oleh lonjakan inflasi dan jatuhnya nilai mata uang nasional, rial.

Aksi protes meluas ke berbagai kota besar dan berujung bentrokan antara warga sipil dan aparat keamanan.

Demonstran menyuarakan ketidakpuasan terhadap krisis ekonomi dan korupsi pemerintahan, dengan meneriakkan slogan-slogan anti-pemerintah.

Terdapat laporan mengenai korban jiwa dari kedua belah pihak, baik dari demonstran maupun pasukan keamanan Iran.

Pemerintah Iran hingga kini belum memberikan tanggapan resmi terkait sanksi tambahan yang dijatuhkan oleh AS.

Penulis :
Aditya Yohan