Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Senat AS Sahkan RUU Pendanaan Pemerintah Hingga September, Cegah Penutupan Operasional

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Senat AS Sahkan RUU Pendanaan Pemerintah Hingga September, Cegah Penutupan Operasional
Foto: (Sumber: Gedung Capitol AS, Senat Amerika Serikat (AS) pada Selasa (14/10/2025) gagal memajukan rancangan undang-undang yang diusung Partai Republik untuk mengakhiri penutupan pemerintah yang kini telah memasuki hari ke-14. ANTARA/Andolu/pri.)

Pantau - Senat Amerika Serikat telah mengesahkan rancangan undang-undang (RUU) pendanaan yang akan mendanai sebagian besar sektor pemerintahan federal hingga 30 September 2026.

RUU ini kini telah dikirim ke Dewan Perwakilan Rakyat untuk tahap legislasi selanjutnya.

Langkah ini diambil guna mencegah potensi penutupan pemerintahan dan memastikan kelangsungan operasional lembaga-lembaga federal selama sisa tahun fiskal.

Pendanaan Sementara untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri

Meskipun sebagian besar sektor telah mendapatkan kepastian anggaran hingga akhir tahun fiskal, pendanaan untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) hanya berlaku selama dua minggu, hingga 13 Februari 2026.

Senat menyetujui RUU ini dengan dukungan 71 suara dan 29 penolakan, melebihi ambang batas minimal 60 suara yang diperlukan untuk pengesahan.

Awal pekan ini, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Partai Republik dan Demokrat telah mencapai kesepakatan bersama terkait paket pengeluaran tersebut.

Kesepakatan ini bertujuan utama untuk mencegah shutdown atau penutupan pemerintahan baru akibat keterlambatan pengesahan anggaran.

Negosiasi Reformasi ICE Masih Berlanjut

Sementara itu, reformasi terhadap kebijakan dan operasi Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) masih dalam tahap negosiasi antara fraksi-fraksi di Kongres.

Menurut laporan CBS News pada hari Jumat, Senat telah mengambil langkah-langkah cepat guna memastikan pembahasan dan pengesahan pendanaan dilakukan sebelum tenggat waktu penutupan pemerintahan.

Penulis :
Aditya Yohan