Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Rusia Kecam Kebijakan Baru AS terhadap Kuba sebagai Upaya "Pencekikan Ekonomi"

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Rusia Kecam Kebijakan Baru AS terhadap Kuba sebagai Upaya "Pencekikan Ekonomi"
Foto: Arsip foto - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova (sumber: Xinhua/Bai Xueqi)

Pantau - Rusia mengutuk keras langkah Amerika Serikat yang memberlakukan pembatasan terbaru terhadap Kuba, menyebutnya sebagai bentuk "pencekikan ekonomi" terhadap negara Karibia tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menyampaikan kecaman itu dalam pernyataan resmi, menegaskan bahwa tindakan AS merupakan bagian dari strategi sistematis untuk menekan negara lain.

Pada hari Kamis, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang memberlakukan tarif impor terhadap negara-negara yang memasok minyak ke Kuba.

Dalam perintah eksekutif yang sama, Trump juga menetapkan status darurat nasional.

Trump menyebut kebijakan ini sebagai upaya untuk melindungi keamanan nasional Amerika Serikat dari ancaman yang berasal dari Kuba.

Zakharova menilai kebijakan Washington merupakan bentuk kekambuhan strategi "tekanan maksimum" yang bertujuan mencekik perekonomian Kuba.

Menurutnya, sanksi sepihak yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat melanggar Piagam PBB dan merusak kedaulatan negara merdeka.

"Kami mengutuk keras langkah pelarangan secara tidak sah terhadap Havana serta tekanan kepada pemimpin dan rakyat Kuba," ungkapnya.

Rusia Tegaskan Komitmen Kerja Sama dengan Kuba

Zakharova juga menegaskan bahwa kerja sama antara Rusia dan Kuba tidak diarahkan kepada negara ketiga mana pun.

Ia menambahkan bahwa Moskow akan terus mengembangkan kerja sama strategis tersebut demi kepentingan kedua negara.

Langkah ini, menurutnya, juga merupakan kontribusi Rusia dalam mendukung keamanan dan stabilitas internasional.

Penulis :
Shila Glorya