
Pantau - Komisaris Jenderal Badan PBB untuk Pengungsi Palestina UNRWA Philippe Lazzarini menyatakan Israel terus melakukan tekanan politik untuk “melenyapkan” lembaga yang dipimpinnya di tengah situasi Gaza yang disebut masih tragis.
Artikel berjudul UNRWA: Israel ingin "lenyapkan" badan pengungsi Palestina dimuat pada Minggu, 15 Februari 2026 pukul 16.21 WIB dengan waktu baca 2 menit.
Pernyataan tersebut disampaikan Lazzarini dalam konferensi pers pada Jumat 13 Februari di sela-sela Konferensi Keamanan Munich di Jerman.
Ia menyebut situasi di Gaza "masih tragis" karena penduduk hampir tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar dan berjuang untuk tetap hidup akibat perang yang dilancarkan Israel.
Lazzarini mengatakan anak-anak di Gaza tidak bersekolah selama lebih dari dua tahun akibat konflik yang berkepanjangan.
Tekanan terhadap UNRWA dan Situasi di Tepi Barat
Lazzarini menegaskan pentingnya UNRWA untuk terus melanjutkan layanan kesehatan serta pendidikan dasar dan menengah bagi warga Gaza meski berada di bawah tekanan besar.
Ia menyatakan, "Israel terus melakukan tekanan politik untuk melenyapkan UNRWA, dan kami melihat kantor pusat kami dihancurkan di wilayah pendudukan Yerusalem Timur,".
Ia juga menyoroti bahwa warga Israel yang mengambil alih tanah Palestina meningkatkan kekerasan dan penyitaan lahan di Tepi Barat.
Lazzarini menekankan perlunya perhatian serius terhadap situasi di Tepi Barat sebelum terlambat karena kondisi tersebut berpotensi merusak masa depan Solusi Dua Negara.
- Penulis :
- Gerry Eka







