Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

UNICEF Sebut 22,9 Juta Warga Afghanistan Butuh Bantuan Kemanusiaan Sepanjang 2025

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

UNICEF Sebut 22,9 Juta Warga Afghanistan Butuh Bantuan Kemanusiaan Sepanjang 2025
Foto: (Sumber: Warga Afghanistan di salah satu wilayah di Afghanistan. ANTARA/Xinhua..)

Pantau - Sekitar 22,9 juta orang di Afghanistan, termasuk sekitar 12 juta anak-anak atau hampir separuh dari total populasi, membutuhkan bantuan kemanusiaan sepanjang tahun lalu.

Data tersebut disampaikan oleh UNICEF dalam laporan terbarunya sebagaimana diberitakan media TOLOnews pada Senin 16 Februari.

Laporan itu menyebut kombinasi guncangan iklim, stagnasi ekonomi yang masih berlangsung, serta meningkatnya angka pengangguran telah secara signifikan meningkatkan kebutuhan kemanusiaan di seluruh negeri.

Peristiwa cuaca ekstrem seperti kekeringan dan banjir yang terjadi berulang kali turut memperparah kerentanan masyarakat yang sudah ada sebelumnya.

Kondisi tersebut memperdalam kekurangan pangan dan menambah tekanan pada layanan publik yang terbatas, baik di wilayah perkotaan maupun distrik pedesaan.

UNICEF juga menyoroti keterbatasan pendanaan yang serius, khususnya di sektor air dan sanitasi, kesehatan, serta gizi.

Kekurangan pendanaan tersebut memengaruhi penyediaan layanan dasar bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Situasi itu juga meningkatkan kekhawatiran akan kemungkinan terganggunya pasokan bahan penting yang menyelamatkan jiwa di berbagai wilayah Afghanistan.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Ahmad Yusuf