Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Dijadwalkan Kunjungi China Akhir Maret, Isu Taiwan dan Perdagangan Jadi Sorotan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Trump Dijadwalkan Kunjungi China Akhir Maret, Isu Taiwan dan Perdagangan Jadi Sorotan
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Perang dagang antara China dan Amerika Serikat. (ANTARA/Anadolu/py/am.).)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan melakukan kunjungan ke China pada 31 Maret hingga 2 April untuk bertemu Presiden China Xi Jinping sebagaimana dimuat Sabtu, 21 Februari 2026 pukul 11:09 WIB.

Informasi tersebut disampaikan seorang pejabat Gedung Putih pada Jumat, 20 Februari, dan menjadi perjalanan pertama Trump ke China sejak kembali menjabat pada Januari tahun lalu.

Agenda utama yang kemungkinan dibahas meliputi isu perdagangan, Taiwan, serta persoalan global seperti ambisi nuklir Iran dan perang Rusia di Ukraina.

Trump terakhir kali mengunjungi China pada November 2017 saat masa jabatan pertamanya dan sejak bertemu Xi di Korea Selatan pada akhir Oktober ia beberapa kali menyatakan memiliki hubungan baik serta berharap dapat berkunjung pada musim semi.

Sebagai balasan atas kunjungan kenegaraan tersebut, Trump berencana menjamu Xi di Amerika Serikat pada akhir tahun ini.

Kunjungan ini berlangsung setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat memutuskan menentang tarif besar-besaran yang menargetkan China dan hampir semua mitra dagang AS lainnya.

Pada pertemuan sebelumnya, Trump dan Xi menyepakati gencatan selama satu tahun dalam perang dagang antara dua ekonomi terbesar dunia.

Isu Taiwan diperkirakan menjadi topik sensitif dalam pertemuan karena China mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya.

Dalam percakapan telepon awal bulan ini, Xi menekankan bahwa Taiwan adalah "isu terpenting" dalam hubungan China-AS menurut pemerintah China.

China juga bereaksi keras terhadap pengumuman pemerintahan Trump pada Desember terkait paket besar penjualan senjata ke Taiwan dan tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan untuk membawa pulau tersebut di bawah kendalinya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan pengiriman lebih banyak senjata ke Taiwan, Trump mengatakan, "Kami akan segera mengambil keputusan."

Menjelang kunjungan ke Beijing, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio bertemu Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Jerman di sela konferensi keamanan tahunan.

Diplomasi Trump juga akan diuji saat ia menjamu Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di Gedung Putih pada 19 Maret di tengah kritik China terkait pernyataannya mengenai potensi krisis Selat Taiwan.

Penulis :
Aditya Yohan