Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Iran dan AS Diperkirakan Lanjutkan Perundingan Tidak Langsung Awal Maret, Bahas Sanksi dan Program Nuklir

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Iran dan AS Diperkirakan Lanjutkan Perundingan Tidak Langsung Awal Maret, Bahas Sanksi dan Program Nuklir
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Bendera negara Iran dan Amerika Serikat (ANTARA/Anadolu/py/am).)

Pantau - Seorang pejabat senior Iran yang tidak disebutkan namanya menyatakan perundingan tidak langsung antara Iran dan Amerika Serikat diperkirakan berlangsung pada awal Maret, dengan peluang tercapainya kesepakatan sementara, sebagaimana dilaporkan Reuters.

Perundingan tersebut menyusul putaran kedua dialog nuklir yang dimediasi Oman dan berlangsung di Jenewa pada 17 Februari.

Dalam perundingan itu, Iran dan Amerika Serikat masih memiliki perbedaan pandangan terkait cakupan serta mekanisme pencabutan sanksi Amerika Serikat sebagai imbalan atas pembatasan program nuklir Iran.

Teheran dilaporkan dapat mempertimbangkan langkah mengekspor sebagian cadangan uranium yang sangat diperkaya serta menurunkan tingkat kemurnian uranium.

Iran juga mempertimbangkan pembentukan konsorsium pengayaan uranium regional sebagai bagian dari opsi negosiasi.

Langkah-langkah tersebut disebut hanya akan terwujud apabila hak Iran untuk melakukan pengayaan uranium secara damai diakui.

Teheran menegaskan tidak akan melepaskan kendali atas sumber daya minyak dan mineralnya dalam kerangka perundingan.

Namun Iran disebut dapat memberikan akses kepada kontraktor Amerika Serikat untuk terlibat di ladang minyak dan gasnya.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan telah dicapai kemajuan dalam perundingan terbaru.

Kedua negara disebut akan menyusun teks yang dapat menjadi dasar bagi kemungkinan kesepakatan lanjutan.

Penulis :
Gerry Eka