Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Inggris Umumkan Hampir 300 Sanksi Baru terhadap Rusia pada Peringatan Keempat Perang Ukraina

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Inggris Umumkan Hampir 300 Sanksi Baru terhadap Rusia pada Peringatan Keempat Perang Ukraina
Foto: (Sumber : Suasana perundingan trilateral antara Ukraina, Amerika Serikat, dan Rusia di Jenewa, Swiss, Selasa (17/2/2026). ANTARA/Xinhua/HO-Swiss Federal Department of Foreign Affairs/Beatrice Devenes/aa..)

Pantau - Inggris pada Selasa, 24 Februari 2026, mengumumkan hampir 300 sanksi baru terhadap Rusia yang disebut sebagai paket terbesar sejak periode awal invasi, bertepatan dengan peringatan keempat Perang Ukraina.

Kementerian Luar Negeri Inggris menyatakan paket tersebut menargetkan aliran pendapatan penting Rusia, termasuk sektor energi dan pemasok militer.

Dalam pernyataannya disebutkan, "Tindakan hari ini menargetkan salah satu perusahaan minyak terbesar di dunia, PJSC Transneft, yang bertanggung jawab untuk mengangkut lebih dari 80 persen ekspor minyak Rusia, yang semakin menghambat upaya putus asa Kremlin untuk menemukan pembeli bagi minyak yang dikenai sanksi,".

Sanksi baru juga menyasar jaringan perdagangan minyak rahasia Rusia dengan menjatuhkan sanksi kepada 175 perusahaan yang terkait dengan kelompok minyak 2Rivers yang disebut sebagai salah satu operator armada bayangan terbesar di dunia dan pedagang utama minyak mentah Rusia.

Selain sektor energi, sanksi turut menargetkan 49 entitas dan individu termasuk pemasok internasional drone, komponen, dan teknologi Rusia serta pelaku di sektor gas alam cair Rusia.

Sebanyak sembilan bank yang menangani pembayaran lintas batas Rusia juga masuk dalam daftar sanksi terbaru tersebut.

Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper menyatakan, "Inggris hari ini telah mengambil tindakan tegas untuk mengganggu pendanaan penting, peralatan militer, dan aliran pendapatan yang menopang agresi Rusia, dalam serangkaian langkah terbesar kami sejak bulan-bulan awal invasi,".

Yvette Cooper juga menyampaikan, "Hari ini saya berada di Kiev mengumumkan pendanaan sebesar £30 juta untuk memperkuat ketahanan energi Ukraina dan mendukung pemulihan, sehingga total dukungan Inggris mencapai £21,8 miliar sejak awal perang,".

Ia menegaskan Inggris akan terus mendukung rakyat Ukraina dan membela keamanan Eropa karena "keamanan Ukraina adalah keamanan kita.".

Penulis :
Ahmad Yusuf