
Pantau - Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi dijadwalkan bertemu dengan Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance dan sejumlah pejabat Amerika Serikat lainnya di Washington pada Jumat untuk membahas upaya pencegahan perang dengan Iran di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara.
Pertemuan tersebut dilaporkan oleh saluran televisi MS Now dan difokuskan pada langkah-langkah diplomatik guna meredakan ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.
Sehari sebelumnya, setelah perundingan pada Kamis, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa Iran dan Amerika Serikat berpotensi menggelar putaran negosiasi baru dalam waktu satu minggu.
Delegasi dari kedua negara juga dijadwalkan memulai konsultasi teknis pada 2 Maret di Wina, tepatnya di Badan Energi Atom Internasional atau IAEA.
Sebelumnya, Iran dan Amerika Serikat telah melaksanakan tiga putaran perundingan yang membahas isu nuklir Iran dengan delegasi Iran dipimpin Abbas Araghchi dan delegasi Amerika Serikat dipimpin utusan khusus Steve Witkoff.
Saat ini, kedua belah pihak sedang menyusun proposal sebagai dasar kemungkinan tercapainya kesepakatan baru terkait program nuklir Iran.
Pernyataan Trump Soal Armada dan Ancaman Serangan
Pada bulan lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan bahwa "armada besar" sedang menuju Iran, ungkapnya.
Dalam pernyataannya, ia juga menyatakan harapannya agar Teheran bersedia bernegosiasi dan menandatangani kesepakatan yang "adil dan setara", ujarnya.
Donald Trump juga mengingatkan bahwa pada Juni 2025, Amerika Serikat telah menyerang fasilitas nuklir Iran dalam rangka Operasi Midnight Hammer.
Ia menegaskan bahwa serangan berikutnya akan jauh lebih buruk dan menyerukan agar situasi tersebut tidak sampai terjadi kembali.
Upaya Diplomasi dan Penyusunan Proposal Baru
Pertemuan di Washington dan rencana konsultasi teknis di Wina menjadi bagian dari rangkaian upaya diplomatik untuk mencegah eskalasi konflik terbuka antara kedua negara.
Peran Oman sebagai mediator dinilai penting dalam menjembatani komunikasi antara Teheran dan Washington di tengah penyusunan proposal yang tengah dibahas kedua delegasi.
- Penulis :
- Leon Weldrick







