Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

AS dan Sejumlah Negara Teluk Kecam Serangan Balasan Iran sebagai Eskalasi Berbahaya

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

AS dan Sejumlah Negara Teluk Kecam Serangan Balasan Iran sebagai Eskalasi Berbahaya
Foto: (Sumber : Warga membawa tas sekolah dari reruntuhan sekolah dasar putri yang terkena serangan udara Israel-Amerika Serikat di Kota Minab, Hormozgan, Iran, (28/2/2026) waktu setempat. Kantor berita Iran, Tasnim melaporkan sebanyak 148 orang tewas dan 95 orang luka-luka akibat serangan udara yang dilancarkan pihak Israel-Amerika Serikat tersebut. /ANTARA FOTO/Xinhua/Mehr News Agency/s.)

Pantau - Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, dan sejumlah negara lain di Timur Tengah mengeluarkan pernyataan bersama yang menyebut tindakan balasan Iran sebagai “eskalasi berbahaya” pada Senin 2 Maret 2026.

Pernyataan tersebut didukung oleh otoritas Amerika Serikat, Bahrain, Yordania, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab sebagaimana dilaporkan Sputnik.

Dalam pernyataan yang dipublikasikan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat disebutkan, “Tindakan Iran merupakan eskalasi berbahaya yang melanggar kedaulatan sejumlah negara dan mengancam stabilitas kawasan,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Negara Teluk Kecam Serangan Balasan Iran

Negara-negara tersebut mengecam serangan balasan Iran dan menyatakan bahwa serangan tersebut tidak dapat dibenarkan.

Pernyataan itu juga menegaskan, “Penargetan warga sipil serta negara-negara yang tidak terlibat dalam permusuhan merupakan perilaku ceroboh dan destabilisasi,” tambah pernyataan tersebut.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan, “Kami berdiri bersama dalam membela warga negara, kedaulatan, dan wilayah kami, serta menegaskan kembali hak kami untuk membela diri dalam menghadapi serangan-serangan ini,” tulis Departemen Luar Negeri AS.

Tegaskan Komitmen Keamanan Kawasan

Pernyataan tersebut juga menambahkan, “Kami tetap berkomitmen terhadap keamanan kawasan dan mengapresiasi kerja sama pertahanan udara dan rudal yang efektif yang telah mencegah korban jiwa dan kerusakan yang jauh lebih besar,” tambah pernyataan tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan