
Pantau - Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, dan sejumlah negara lain di Timur Tengah mengeluarkan pernyataan bersama yang menyebut tindakan balasan Iran sebagai “eskalasi berbahaya” pada Senin 2 Maret 2026.
Pernyataan tersebut didukung oleh otoritas Amerika Serikat, Bahrain, Yordania, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab sebagaimana dilaporkan Sputnik.
Dalam pernyataan yang dipublikasikan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat disebutkan, “Tindakan Iran merupakan eskalasi berbahaya yang melanggar kedaulatan sejumlah negara dan mengancam stabilitas kawasan,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
Negara Teluk Kecam Serangan Balasan Iran
Negara-negara tersebut mengecam serangan balasan Iran dan menyatakan bahwa serangan tersebut tidak dapat dibenarkan.
Pernyataan itu juga menegaskan, “Penargetan warga sipil serta negara-negara yang tidak terlibat dalam permusuhan merupakan perilaku ceroboh dan destabilisasi,” tambah pernyataan tersebut.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan, “Kami berdiri bersama dalam membela warga negara, kedaulatan, dan wilayah kami, serta menegaskan kembali hak kami untuk membela diri dalam menghadapi serangan-serangan ini,” tulis Departemen Luar Negeri AS.
Tegaskan Komitmen Keamanan Kawasan
Pernyataan tersebut juga menambahkan, “Kami tetap berkomitmen terhadap keamanan kawasan dan mengapresiasi kerja sama pertahanan udara dan rudal yang efektif yang telah mencegah korban jiwa dan kerusakan yang jauh lebih besar,” tambah pernyataan tersebut.
- Penulis :
- Aditya Yohan








