Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Uni Emirat Arab dan Bahrain Cegat Ratusan Drone serta Rudal Iran di Tengah Eskalasi Serangan Balasan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Uni Emirat Arab dan Bahrain Cegat Ratusan Drone serta Rudal Iran di Tengah Eskalasi Serangan Balasan
Foto: (Sumber : Sejumlah warga kota membentangkan poster saat aksi unjuk rasa menentang serangan AS-Israel terhadap Iran, di New York, Amerika Serikat, Sabtu (28/2/2026). ANTARA FOTO/Xinhua/Zhang Fengguo/nz/am..)

Pantau - Uni Emirat Arab dan Bahrain pada Senin 2 Maret 2026 menyatakan sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat ratusan drone dan rudal balistik Iran sejak dimulainya serangan balasan Teheran di kawasan Teluk.

Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab melaporkan sebanyak 541 drone terdeteksi memasuki wilayah udaranya sejak serangan dimulai.

Dari jumlah tersebut, 506 drone berhasil dihancurkan oleh sistem pertahanan udara, sementara 35 lainnya jatuh di dalam wilayah negara tersebut.

Selain drone, otoritas pertahanan juga mendeteksi 165 rudal balistik yang diluncurkan Iran ke arah kawasan tersebut.

Sebanyak 152 rudal balistik berhasil dicegat di udara dan 13 rudal lainnya dilaporkan jatuh ke laut tanpa menimbulkan dampak di daratan.

Angkatan Pertahanan Bahrain menyatakan sistem pertahanan udaranya berhasil menangkal 61 rudal dan 34 drone yang menargetkan wilayah kerajaan itu.

Pihak militer Bahrain memastikan seluruh ancaman berhasil diatasi tanpa laporan kerusakan signifikan di wilayah vital negara tersebut.

Ketegangan kawasan meningkat pada Sabtu 28 Februari 2026 setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap Iran.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sejumlah pemimpin senior Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Iran kemudian membalas dengan meluncurkan serangkaian serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, aset-aset Amerika Serikat, serta sejumlah negara Teluk.

Penulis :
Ahmad Yusuf