Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Didesak Penasihatnya Segera Akhiri Konflik dengan Iran di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Trump Didesak Penasihatnya Segera Akhiri Konflik dengan Iran di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia
Foto: Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Donald Trump (sumber: Anadolu Ajansi)

Pantau - Sejumlah penasihat Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak presiden tersebut untuk segera mencari jalan keluar dari konflik dengan Iran karena mereka menilai tujuan operasi militer sudah tercapai.

Informasi tersebut dilaporkan media The Wall Street Journal pada Senin 9 Maret dengan mengutip sumber yang mengetahui pembahasan internal pemerintahan Amerika Serikat.

Desakan tersebut muncul di tengah kenaikan tajam harga minyak dunia serta meningkatnya kekhawatiran bahwa konflik yang berlangsung lama dapat memicu reaksi politik di dalam negeri Amerika Serikat.

Pada Senin, Trump juga menyatakan bahwa operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran akan segera berakhir.

Tekanan Internal Pemerintahan

Sejumlah pejabat pemerintahan Trump menyampaikan kepada The Wall Street Journal bahwa situasi di lapangan menunjukkan konflik dengan Iran sulit dihentikan dengan cepat.

Mereka menilai selama Teheran masih melakukan serangan terhadap negara-negara di Timur Tengah dan Israel tetap siap menyerang target Iran, maka Amerika Serikat kemungkinan tidak akan mudah keluar dari konflik tersebut.

Seorang pejabat pemerintah mengatakan bahwa presiden Amerika Serikat tetap menargetkan kemenangan sebelum menghentikan operasi militer.

Pejabat tersebut mengatakan, "Presiden tidak akan menghentikan pertempuran sampai ia mencapai kemenangan yang dianggap memuaskan."

Ia juga mengungkapkan bahwa Trump kerap terkejut dengan sikap Iran yang tidak bersedia memenuhi tuntutan Amerika Serikat dan Israel meskipun berada di bawah tekanan militer.

Serangan Balasan Iran

Konflik meningkat setelah pada 28 Februari Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran termasuk di ibu kota Teheran.

Serangan tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur dan menimbulkan korban sipil.

Iran kemudian melancarkan serangan balasan dengan menargetkan wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Pemerintah Iran menyebut serangan balasan tersebut sebagai tindakan pertahanan diri.

Penulis :
Shila Glorya