Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Video Kerumunan Menggotong Peti Disebut Pemakaman Ali Khamenei, Faktanya Acara Keagamaan di Irak

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Video Kerumunan Menggotong Peti Disebut Pemakaman Ali Khamenei, Faktanya Acara Keagamaan di Irak
Foto: (Sumber : Arsip - Tiga warga membentangkan poster saat mengikuti aksi solidaritas untuk Iran di depan Kedutaan Besar Iran, Jakarta, Minggu (1/3/2026). Aksi tersebut sebagai bentuk solidaritas untuk rakyat Iran dan bela sungkawa atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dalam serangan yang dilakukan Amerika Serikat-Israel. ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/bar.)

Pantau - Sebuah unggahan di media sosial Instagram menampilkan video yang diklaim sebagai prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei setelah disebut wafat akibat serangan militer terkoordinasi dari Amerika Serikat dan Israel.

Unggahan tersebut juga menarasikan bahwa ribuan orang di Teheran menggotong jenazah Ali Khamenei menuju tempat peristirahatan terakhir.

Narasi dalam unggahan itu berbunyi, "Lautan manusia di Taheran menggotong Jenazah Ali Khamenei ke peristirahatan terakhir."

Setelah dilakukan penelusuran tidak ditemukan sumber resmi yang menyatakan bahwa video tersebut menunjukkan prosesi pemakaman Ali Khamenei di Teheran.

Penelusuran lanjutan menunjukkan bahwa video serupa berasal dari unggahan di Facebook yang menjelaskan adanya kerumunan umat beriman di ambang pintu suci Al-Kazimiyah.

Peristiwa yang terekam dalam video tersebut merupakan kegiatan peringatan wafatnya Imam Musa al-Kadzim.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh komunitas Muslim Syiah di Baghdad, Irak pada 6 Februari 2024.

Dalam kegiatan tersebut para peserta membawa peti mati tiruan sebagai simbol peringatan.

Peristiwa itu bukan merupakan prosesi pemakaman Ali Khamenei seperti yang diklaim dalam unggahan media sosial.

Dengan demikian klaim yang menyebutkan bahwa video tersebut menunjukkan ribuan orang di Teheran yang menggotong jenazah Ali Khamenei merupakan informasi yang tidak benar.

Penulis :
Ahmad Yusuf