
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengkritik pemerintah Spanyol karena dianggap tidak bekerja sama dengan kepentingan Amerika Serikat dan kembali mengancam akan memutus hubungan perdagangan antara kedua negara.
Kritik tersebut disampaikan Trump kepada wartawan pada Rabu 11 Maret 2026.
Saat menjawab pertanyaan wartawan, Trump mengatakan, "Tidak, mereka tidak bekerja sama. Saya rasa mereka sama sekali tidak kooperatif. Spanyol. Saya rasa mereka sangat buruk, sangat buruk... Kami mungkin akan menghentikan perdagangan dengan Spanyol".
Trump menilai pemerintah Spanyol tidak menunjukkan sikap kooperatif terhadap kepentingan Amerika Serikat dalam berbagai isu.
Ia juga menyinggung bahwa Spanyol selama ini memperoleh keuntungan dari perlindungan NATO.
Namun menurutnya Spanyol tidak membayar kontribusi pertahanan yang seharusnya diberikan kepada aliansi tersebut.
Trump menilai situasi tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Sebelumnya pada 3 Maret 2026 Trump juga menyatakan bahwa Amerika Serikat akan mengakhiri seluruh perdagangan dengan Spanyol.
Pernyataan tersebut muncul setelah pemerintah Spanyol menolak memberikan izin kepada militer Amerika Serikat untuk menggunakan pangkalan militer mereka.
Pangkalan tersebut rencananya akan digunakan oleh Amerika Serikat untuk melancarkan serangan terhadap Iran.
Trump juga menyatakan ketidakpuasannya terhadap keputusan Spanyol yang tetap mempertahankan target belanja pertahanan sebesar 2 persen.
Pada 4 Maret 2026 Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt menyampaikan pernyataan mengenai perkembangan hubungan kedua negara.
Ia mengatakan bahwa pemerintah Spanyol mulai bekerja sama dengan Amerika Serikat dalam beberapa jam terakhir setelah sebelumnya menolak memberikan izin penggunaan pangkalan militer.
Leavitt menyatakan, "dalam beberapa jam terakhir".
Namun pernyataan tersebut dibantah oleh Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albarez.
Albarez menegaskan bahwa posisi pemerintah Spanyol tidak mengalami perubahan.
Ia menyatakan bahwa kebijakan Spanyol terkait penggunaan pangkalan militer oleh Amerika Serikat tetap sama seperti sebelumnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







