
Pantau - Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper melakukan kunjungan resmi ke Timur Tengah untuk membahas keberlanjutan pasokan minyak bersama mitra regional di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.
Dalam kunjungan tersebut, Cooper mengunjungi Arab Saudi untuk menunjukkan dukungan Inggris kepada sekutu regional dalam menghadapi situasi keamanan kawasan.
Kunjungan itu juga bertujuan memastikan keberlanjutan pasokan minyak global di tengah ancaman penutupan Selat Hormuz.
Kementerian Luar Negeri Inggris menyatakan, "Inggris akan terus bekerja sama dengan mitra regional, termasuk Arab Saudi, untuk memprioritaskan keamanan energi, melindungi para pembayar tagihan, dan memastikan masyarakat membayar harga terendah di SPBU".
Tinjau Sistem Pertahanan Udara Inggris
Dalam agenda kunjungan tersebut, Cooper juga dijadwalkan meninjau baterai pertahanan udara milik Inggris yang ditempatkan di Arab Saudi sejak tahun 2022.
Pemerintah Inggris menyebut pertemuan dengan negara-negara mitra di kawasan akan membahas upaya menjaga kelancaran pasokan minyak global.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi dampak serangan yang terjadi di kawasan Selat Hormuz.
Konflik Memanas di Timur Tengah
Sebelumnya pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran.
Serangan tersebut menyebabkan kerusakan serta menimbulkan korban sipil.
Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Amerika Serikat dan Israel awalnya menyatakan serangan tersebut sebagai langkah pencegahan terhadap ancaman program nuklir Iran.
Namun kemudian mereka juga menyatakan tujuan operasi tersebut adalah untuk mendorong perubahan kekuasaan di Iran.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







