Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

NATO Kerahkan Sistem Rudal Patriot Tambahan ke Turki untuk Lindungi Pangkalan Incirlik

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

NATO Kerahkan Sistem Rudal Patriot Tambahan ke Turki untuk Lindungi Pangkalan Incirlik
Foto: (Sumber : Markas NATO di Brussel, Belgia. ANTARA/Xinhua/Zhao Dingzhe/am..)

Pantau - NATO mengerahkan instalasi tambahan sistem rudal Patriot ke provinsi Adana di Turki selatan guna melindungi pangkalan militer Incirlik yang ditempati personel militer Amerika Serikat dan sekutu.

Kementerian Pertahanan Turki menyampaikan bahwa sistem Patriot tambahan tersebut berasal dari Komando Udara Sekutu di Ramstein, Jerman.

Sistem ini melengkapi sistem pertahanan udara Patriot milik Spanyol yang sebelumnya telah ditempatkan di wilayah tersebut.

"Demi memastikan keamanan ruang udara dan warga kami, selain dengan langkah nasional, instalasi sistem Patriot dari Komando Udara Sekutu di Ramstein/Jerman, telah dikerahkan ke Adana, melengkapi sistem Patriot dari Spanyol yang sudah ada," ungkap Kementerian Pertahanan Turki.

Sebelumnya, sistem pertahanan udara Patriot juga telah ditempatkan di provinsi Malatya di Turki tenggara untuk melindungi stasiun radar peringatan dini Kurecik.

Respons terhadap Ancaman Rudal

Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan kawasan setelah sistem pertahanan udara NATO dilaporkan berhasil mencegat rudal balistik pada 13 Maret.

Rudal tersebut merupakan yang ketiga yang dicegat sejak dimulainya serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada 28 Februari.

Duta Besar Iran untuk Turki Mohammad Hassan Habibollahzadeh menyatakan bahwa tidak menutup kemungkinan rudal yang dicegat berasal dari pihak ketiga.

Seruan Menahan Diri

Turki sebelumnya telah meminta Iran untuk menahan diri guna mencegah eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Permintaan tersebut disampaikan setelah insiden penghancuran rudal lain di wilayah udara Turki.

"Sangat penting agar ketegangan di kawasan (Timur Tengah) tidak meningkat dan konflik tidak menyebar ke wilayah yang lebih luas. Sekali lagi, kami mendesak semua pihak, terutama Iran, untuk menahan diri dari tindakan yang membahayakan keamanan regional dan dapat membahayakan penduduk sipil," ungkap pihak berwenang.

Penulis :
Aditya Yohan