Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Klaim NATO Lebih Kooperatif Usai Dikritik soal Keterlibatan di Selat Hormuz

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Trump Klaim NATO Lebih Kooperatif Usai Dikritik soal Keterlibatan di Selat Hormuz
Foto: (Sumber : Presiden AS Donald Trump. ANTARA/Anadolu Ajansi/pri.)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan NATO menjadi "jauh lebih baik" setelah sebelumnya dikritik karena enggan membantu membuka blokade Selat Hormuz di tengah konflik dengan Iran.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump kepada wartawan di Gedung Putih saat menjelang pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi pada Kamis.

Kritik Trump Picu Perubahan Sikap NATO

Trump sebelumnya menilai sekutu NATO tidak menunjukkan dukungan dalam menjaga akses Selat Hormuz meski kawasan tersebut vital bagi kepentingan global.

Ia mengatakan, "Dan dalam kasus NATO, mereka tidak ingin membantu kami mempertahankan Selat [Hormuz], padahal merekalah yang membutuhkannya."

Trump juga sempat menyebut hubungan aliansi tersebut seperti "jalan satu arah" karena dinilai tidak seimbang dalam kontribusi.

Namun, ia mengklaim sikap tersebut mulai berubah setelah kritik dilontarkan.

Ia mengungkapkan, "Tapi sekarang mereka menjadi jauh lebih baik karena mereka melihat sikap saya, mereka menjadi jauh lebih baik."

Konflik Iran Picu Ketegangan Global

Situasi ini terjadi setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran pada 28 Februari yang memicu balasan dari Iran ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Eskalasi konflik tersebut berdampak pada terganggunya lalu lintas di Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi minyak dan gas dunia.

Sebagai tambahan, gangguan di Selat Hormuz turut memengaruhi produksi dan ekspor energi dari kawasan Teluk Persia serta meningkatkan ketidakpastian ekonomi global.

Penulis :
Aditya Yohan