
Pantau - FIFA menegaskan komitmennya menjadikan sepak bola sebagai alat perdamaian dan persatuan dunia di tengah situasi geopolitik yang bergejolak.
Pernyataan itu disampaikan Presiden FIFA Gianni Infantino dalam rapat Dewan FIFA yang digelar secara daring dari markas besar FIFA di Zurich, Swiss, pada Jumat.
“FIFA tidak bisa menyelesaikan konflik geopolitik, tetapi kami berkomitmen menggunakan kekuatan sepak bola dan Piala Dunia untuk membangun jembatan serta mempromosikan perdamaian,” ujar Infantino.
Ia menambahkan bahwa seluruh tim yang berlaga di Piala Dunia diharapkan menjunjung tinggi sportivitas dan saling menghormati.
Piala Dunia 2026 Tetap Berjalan
FIFA memastikan ajang Piala Dunia 2026 tetap berjalan sesuai rencana meski muncul penolakan dari Iran untuk memainkan pertandingan di Amerika Serikat.
Permintaan Iran untuk memindahkan tiga laga fase grup ke Meksiko tidak akan dikabulkan oleh FIFA.
Iran sebelumnya menolak bertanding di wilayah Amerika Serikat karena situasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan AS dan Israel.
Meski demikian, Iran menegaskan tidak akan memboikot ajang Piala Dunia 2026.
Latar Belakang Ketegangan
Penolakan tersebut dipicu kondisi keamanan menyusul serangan militer yang terjadi di kawasan Timur Tengah.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan tim nasional Iran jika harus bermain di Amerika Serikat.
FIFA tetap berupaya menjaga netralitas serta memastikan turnamen berlangsung aman dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
- Penulis :
- Aditya Yohan







