HOME  ⁄  Geopolitik

Rusia Desak Penghentian Segera Pertempuran di Timur Tengah Akibat Konflik Iran

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Rusia Desak Penghentian Segera Pertempuran di Timur Tengah Akibat Konflik Iran
Foto: (Sumber : Orang-orang menghadiri unjuk rasa massal untuk memperingati Hari Quds Internasional di Teheran, ibu kota Iran, 13 Maret 2026. ANTARA/Xinhua.)

Pantau - Pemerintah Rusia melalui Kementerian Luar Negeri menyerukan penghentian segera pertempuran yang dipicu konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran di kawasan Teluk Persia.

Rusia Soroti Agresi dan Stabilitas Kawasan

Dalam pernyataan resminya, Moskow menilai langkah militer yang dilakukan AS dan Israel sebagai pemicu eskalasi konflik di kawasan tersebut.

“Kami menekankan bahwa yang harus menjadi langkah pertama di jalur ini adalah penghentian segera petualangan militer yang dilakukan oleh AS dan Israel,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.

Rusia juga menegaskan pentingnya menciptakan kondisi yang mendukung koeksistensi damai antara negara-negara Arab dan Iran.

Dorong Jalur Diplomasi dan Politik

Selain menyerukan penghentian konflik, Rusia menyatakan kesiapan untuk membantu penyelesaian melalui jalur politik dan diplomatik.

“Kami siap untuk terus memberikan bantuan konstruktif dalam menyelesaikan konflik dan mengatasi kontradiksi yang ada di Timur Tengah melalui jalur politik dan diplomatik,” ungkap kementerian tersebut.

Upaya tersebut diarahkan untuk mencapai stabilitas jangka panjang dengan mempertimbangkan kepentingan semua negara di kawasan.

Rusia menilai pendekatan diplomasi menjadi kunci dalam meredakan ketegangan dan mencegah konflik semakin meluas.

Penulis :
Ahmad Yusuf