
Pantau - Pemerintah Sri Lanka menolak permintaan Amerika Serikat untuk mendaratkan dua jet tempur di Bandara Internasional Mattala guna menjaga sikap netral di tengah meningkatnya ketegangan global.
Tolak Dua Permintaan Sekaligus
Presiden Sri Lanka Anura Kumara Dissanayake menyatakan negaranya juga menolak permintaan Iran yang ingin mengirim tiga kapal angkatan laut untuk kunjungan persahabatan.
"Dengan dua permintaan di hadapan kami, keputusannya jelas," ujarnya.
Ia menegaskan penolakan tersebut dilakukan agar Sri Lanka tidak berpihak pada salah satu pihak yang tengah berkonflik.
Kekhawatiran Terseret Konflik
Menurut Dissanayake, memberikan izin kepada salah satu pihak berpotensi menyeret Sri Lanka ke dalam konflik yang lebih luas.
"Kami tidak akan melakukan itu," tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa fasilitas strategis seperti Bandara Mattala dan Pelabuhan Kolombo bisa menjadi target jika negara tersebut dianggap berpihak.
Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan, termasuk insiden serangan terhadap kapal Iran di perairan dekat Sri Lanka yang menewaskan puluhan pelaut.
Pemerintah Sri Lanka menegaskan akan tetap mempertahankan netralitas dan tidak tunduk pada tekanan pihak mana pun.
- Penulis :
- Aditya Yohan








