
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan konflik dengan Iran telah memasuki tahap akhir dan diharapkan berakhir dalam beberapa pekan ke depan berdasarkan laporan yang dikutip dari Wall Street Journal pada Rabu, 25 Maret.
Trump disebut telah menyampaikan keyakinannya tersebut kepada para penasihatnya sekaligus menekankan agar tetap mengikuti kerangka waktu empat hingga enam pekan yang sebelumnya telah diumumkan ke publik.
Kronologi Konflik dan Eskalasi Serangan
Konflik ini bermula pada 28 Februari ketika Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran yang mengakibatkan kerusakan serta korban sipil.
Iran kemudian merespons dengan meluncurkan serangan balasan ke wilayah Israel serta menargetkan fasilitas militer milik Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Situasi tersebut memicu eskalasi ketegangan di kawasan dan mendorong berbagai upaya diplomasi untuk meredakan konflik.
Agenda Diplomasi dan Rencana Pertemuan Global
Pada hari yang sama, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengumumkan bahwa Trump dijadwalkan mengunjungi Beijing pada 14 hingga 15 Mei untuk bertemu Presiden China Xi Jinping.
Gedung Putih telah menetapkan pertemuan tersebut berlangsung pada pertengahan Mei dan diharapkan terjadi setelah konflik dengan Iran dinyatakan selesai.
Pertemuan Trump dan Xi Jinping diproyeksikan membahas stabilitas geopolitik serta dampak konflik terhadap kawasan global.
- Penulis :
- Shila Glorya








