Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Prancis Gelontorkan Dana Darurat Rp1,22 Triliun untuk Redam Dampak Krisis Energi Global

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Prancis Gelontorkan Dana Darurat Rp1,22 Triliun untuk Redam Dampak Krisis Energi Global
Foto: (Sumber : Arsip foto - Bendera Prancis terlihat berkibar dengan latar belakang Menara Eiffel di Paris. ANTARA/Anadolu/py.)

Pantau - Pemerintah Prancis menggelontorkan paket bantuan darurat senilai 70 juta euro atau sekitar Rp1,22 triliun untuk melindungi sektor strategis dari dampak krisis energi akibat konflik di Timur Tengah.

Bantuan Fokus ke Transportasi dan Pangan

Pemerintah menyasar sektor transportasi, pertanian, dan perikanan guna menjaga stabilitas ekonomi dan kedaulatan pangan nasional.

Dalam pernyataannya, pejabat Prancis menyebut langkah ini penting untuk menjaga "kedaulatan pangan" dan kelancaran ekonomi.

Sebesar 50 juta euro dialokasikan untuk perusahaan kecil dan menengah di sektor transportasi darat dengan skema bantuan 0,20 euro per liter bahan bakar.

Pajak solar untuk sektor pertanian dibebaskan selama satu bulan.

Sementara itu, sektor perikanan mendapatkan 5 juta euro untuk menutup biaya bahan bakar yang mencapai 35 persen dari total operasional.

Dampak Perang Picu Lonjakan Harga Energi

Pemerintah juga menyediakan penyangga keuangan berupa penangguhan pembayaran pajak dan jaminan sosial tanpa denda.

Selain itu, tersedia pinjaman Boost Fuels hingga 50.000 euro bagi usaha kecil.

Kebijakan ini berlaku sepanjang April 2026.

Krisis energi dipicu perang antara AS-Israel dan Iran yang telah berlangsung sejak 28 Februari 2026.

Konflik tersebut mengganggu distribusi minyak dunia, terutama di Selat Hormuz yang menjadi jalur utama pengiriman sekitar 20 juta barel minyak per hari.

Gangguan ini memicu kelangkaan pasokan dan lonjakan harga energi global.

Penulis :
Ahmad Yusuf