
Pantau - Rusia menyatakan peluang kerja sama strategis dengan ASEAN di bidang antariksa semakin terbuka, seiring dorongan kawasan untuk memperkuat tata kelola dan pemanfaatan teknologi ruang angkasa.
Rusia Tanggapi Rencana ASEAN Kembangkan Kerja Sama Antariksa
Duta Besar Rusia untuk ASEAN Evgeny Zagaynov mengatakan potensi kolaborasi muncul setelah ASEAN berencana menyusun pernyataan kerja sama antariksa.
Ia menyampaikan, "Sekretaris jenderal menyebutkan bahwa ASEAN berencana untuk menyusun pernyataan tentang kerja sama di bidang antariksa dan siapa tahu mungkin itu akan menjadi area kerja sama kami yang menjanjikan dengan ASEAN."
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara peletakan bunga di Monumen Yuri Gagarin di Jakarta.
ASEAN Tekankan Pentingnya Sistem Antariksa untuk Kawasan
Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn menegaskan teknologi antariksa memiliki peran vital bagi kawasan, terutama dalam mitigasi bencana dan konektivitas.
Ia mengatakan, "ASEAN adalah rumah bagi 684 juta orang dan menanggung hampir 40 persen bencana alam di dunia."
Kao menambahkan, "Dalam konteks itu, data satelit real-time bukan sekadar kemudahan teknis. Ini adalah infrastruktur yang menyelamatkan nyawa."
Menurutnya, sistem Space Situational Awareness (SSA) dan Space Traffic Management (STM) diperlukan untuk menjaga keselamatan dan keberlanjutan aktivitas ruang angkasa.
ASEAN juga tengah mengembangkan infrastruktur antariksa, termasuk fasilitas di Indonesia dan Vietnam, yang ditargetkan selesai pada 2029 untuk memperkuat berbagi data regional.
Langkah ini diharapkan menjadi dasar kerja sama internasional yang lebih luas, termasuk dengan Rusia, dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan ketahanan kawasan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








