
Pantau - Kelompok Hizbullah Lebanon mengklaim telah menyerang kapal militer Israel yang berada di laut dan bersiap melakukan serangan ke wilayah Lebanon.
Serangan disebut dilakukan terhadap kapal perang Israel yang berada sekitar 68 mil atau 109,4 kilometer dari pantai Lebanon.
"Para pejuang perlawanan Islam menyerang kapal perang Israel yang berada 68 mil (atau 109,4 km) zona bahari dari pantai Lebanon, dan sedang bersiap untuk melakukan serangan ke wilayah Lebanon," demikian pernyataan Hizbullah.
Serangan tersebut dilaporkan menggunakan rudal jelajah angkatan laut setelah beberapa jam pemantauan target.
"Serangan itu dilakukan dengan rudal jelajah angkatan laut setelah beberapa jam memantau target," ujarnya.
Eskalasi Konflik Regional
Hizbullah menyatakan serangan langsung terhadap target berhasil dilakukan.
Ketegangan antara Israel dan Hizbullah meningkat sejak 2 Maret ketika kelompok tersebut kembali meluncurkan serangan roket ke wilayah Israel.
Konflik ini terjadi di tengah eskalasi yang lebih luas akibat operasi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Operasi Militer Berlanjut
Israel kemudian membalas dengan melancarkan serangan besar-besaran ke Lebanon, termasuk wilayah selatan, Lembah Beqaa, dan pinggiran Beirut.
Pada 16 Maret, militer Israel mengumumkan peluncuran operasi darat di Lebanon selatan.
Perkembangan ini menandai meningkatnya potensi konflik terbuka di kawasan Timur Tengah.
- Penulis :
- Gerry Eka









