
Pantau - Kepala Badan Energi Atom Internasional menegaskan bahwa pembangkit listrik tenaga nuklir dan area sekitarnya tidak boleh menjadi sasaran serangan di tengah eskalasi konflik di Iran.
Pernyataan ini disampaikan setelah serangan keempat dilaporkan terjadi di dekat PLTN Bushehr dalam beberapa pekan terakhir.
Sebuah proyektil menghantam area sekitar fasilitas tersebut pada Sabtu pagi waktu setempat.
Insiden tersebut menyebabkan satu staf tewas akibat pecahan proyektil serta merusak bangunan di lokasi akibat gelombang kejut.
Kekhawatiran Risiko Nuklir
Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut.
Ia menegaskan fasilitas nuklir dan area sekitarnya "sama sekali tidak boleh diserang".
Grossi juga mengingatkan bahwa fasilitas penunjang di lokasi tersebut kemungkinan menyimpan peralatan keselamatan penting.
Seruan Menahan Diri
IAEA menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan nuklir di tengah konflik yang terus meningkat.
Badan tersebut menyerukan semua pihak untuk menahan diri dari aksi militer guna menghindari risiko kecelakaan nuklir.
Sebelumnya, fasilitas nuklir Iran telah beberapa kali menjadi sasaran sejak dimulainya serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari.
- Penulis :
- Gerry Eka









