HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Akui AS Ledakkan Pesawat Sendiri Demi Selamatkan Pilot di Iran

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Trump Akui AS Ledakkan Pesawat Sendiri Demi Selamatkan Pilot di Iran
Foto: (Sumber : Ilustrasi - Jet-jet tempur F/A-18F disiagakan di atas kapal induk milik Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, di Teluk Oman dekat Selat Hormuz, Senin (15/7/2019). ANTARA/REUTERS/Ahmed Jadallah/aa..)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui bahwa militer AS meledakkan sejumlah pesawat tua dalam operasi penyelamatan pilot yang jatuh di wilayah Iran.

Operasi Penyelamatan dan Penghancuran Pesawat

Trump menyatakan langkah tersebut diambil untuk mencegah peralatan militer sensitif jatuh ke tangan pihak lain saat proses evakuasi berlangsung.

"Kami meledakkan pesawat-pesawat tua itu. Kami meledakkannya hingga berkeping-keping, karena kami memiliki peralatan di pesawat-pesawat itu yang, jujur saja, ingin kami bawa, tetapi saya rasa tidak ada gunanya menghabiskan empat jam lagi di sana," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa keputusan itu juga untuk menjaga kerahasiaan teknologi militer AS.

"Jadi kami tidak menginginkan siapa pun; kami memiliki peralatan terbaik di dunia. Kami tidak ingin siapa pun memeriksa peralatan anti-pesawat dan peralatan kami lainnya," imbuhnya.

Kronologi Jatuhnya Pesawat dan Evakuasi

Insiden ini bermula dari jatuhnya pesawat tempur-pengebom F-15E Strike Eagle milik AS di wilayah Iran yang memicu operasi pencarian dan penyelamatan besar-besaran.

Satu dari dua pilot berhasil ditemukan lebih dulu, sementara pilot kedua kemudian dinyatakan selamat setelah proses evakuasi yang melibatkan puluhan pesawat militer AS.

Ketegangan di kawasan meningkat setelah pada 28 Februari AS dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Sebagai balasan, Iran melakukan serangan ke wilayah Israel serta target militer AS di kawasan Timur Tengah.

Penulis :
Aditya Yohan