
Pantau - Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia Abdulla Salem Aldhaheri menegaskan bahwa negaranya bersama negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Yordania terus mendorong perdamaian serta stabilitas di kawasan Timur Tengah.
Upaya Diplomasi dan Kerja Sama Internasional
Aldhaheri menyatakan UEA akan terus bekerja sama dengan mitra internasional, termasuk Indonesia, dalam mendorong de-eskalasi konflik.
"Kami juga akan terus bekerja sama dengan para mitra internasional, termasuk Indonesia, untuk mendorong perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran bersama," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden UEA Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, komunikasi aktif terus dilakukan dengan para pemimpin dunia, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto.
"Pada saat yang sama, para pemimpin di kawasan GCC, termasuk Yordania, juga melakukan upaya diplomatik serupa yang mencerminkan posisi kawasan Teluk yang bersatu," ucapnya.
Dukungan Internasional dan Sikap terhadap Konflik
Menurut Aldhaheri, sebanyak 136 negara dan organisasi internasional telah menyampaikan kecaman terhadap agresi Iran sebagai bentuk solidaritas global.
Dukungan tersebut juga tercermin dalam pengesahan Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2817 serta resolusi Dewan HAM PBB yang didukung lebih dari 100 negara.
"Ini menunjukkan bahwa Uni Emirat Arab memimpin secara diplomatik, sekaligus bertindak selaras dengan negara-negara GCC dan Yordania dalam menghadirkan suara kawasan Teluk yang bersatu dan bertanggung jawab," katanya.
Ia menegaskan bahwa UEA bersama negara-negara GCC dan Yordania mengutuk serangan Iran sebagai pelanggaran hukum internasional dan Piagam PBB.
"Namun, kami tetap berkomitmen pada diplomasi, de-eskalasi serta kerja sama internasional. Kami akan terus memilih stabilitas dibandingkan eskalasi, tanggung jawab dibandingkan reaksi dan kerja sama dibandingkan konflik," ujarnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








