HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Batasi Kapal di Selat Hormuz, Biaya Melintas Capai Rp34 Miliar

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Iran Batasi Kapal di Selat Hormuz, Biaya Melintas Capai Rp34 Miliar
Foto: (Sumber: Kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz setelah gencatan senjata AS-Iran sementara selama dua pekan, dengan syarat selat tersebut dibuka kembali, terlihat di Oman pada 8 April 2026. /ANTARA/Shady Alassar/Anadolu/pri.)

Pantau - Iran berencana membatasi jumlah kapal yang melintas di Selat Hormuz maksimal sekitar 12 kapal per hari, dengan potensi biaya hingga 2 juta dolar AS atau sekitar Rp34,2 miliar untuk setiap kapal tanker besar.

Kebijakan ini dilaporkan oleh The Wall Street Journal dan menunjukkan kontrol ketat terhadap jalur pelayaran tersebut.

Para pemilik kapal dari berbagai negara disebut tengah melakukan negosiasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran untuk memperoleh izin melintas.

Kapal yang diizinkan harus mengikuti jalur khusus yang telah ditentukan serta memperoleh izin resmi sebelum memasuki selat.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata sementara selama dua pekan dengan Iran pada 8 April 2026.

Setelah itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa Selat Hormuz kembali dibuka untuk pelayaran internasional.

Namun, pembatasan jumlah kapal menunjukkan bahwa pengawasan tetap diperketat meskipun akses telah dibuka.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.

Selain minyak, jalur ini juga menjadi lintasan utama bagi produk petroleum dan gas alam cair atau LNG.

Kebijakan ini berpotensi memengaruhi distribusi energi global serta biaya logistik internasional.

Penulis :
Gerry Eka