HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Klaim Negara Lain Akan Dukung Blokade Laut AS terhadap Iran Pasca Gagalnya Negosiasi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Trump Klaim Negara Lain Akan Dukung Blokade Laut AS terhadap Iran Pasca Gagalnya Negosiasi
Foto: (Sumber : Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (ANTARA/Anadolu/aa).)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan sejumlah negara akan membantu AS dalam melakukan blokade angkatan laut terhadap Iran setelah negosiasi kedua pihak di Islamabad gagal mencapai kesepakatan.

Blokade Laut Segera Diterapkan

Trump mengatakan langkah blokade akan segera dilakukan meski membutuhkan waktu untuk implementasi penuh.

Ia mengungkapkan, "Baiklah, kami akan melakukan blokade. Ini akan perlu sedikit waktu, tetapi akan segera efektif."

Ia menegaskan blokade bertujuan mencegah Iran memperoleh pendapatan dari penjualan minyak.

Ia menambahkan, "Kami tidak akan membiarkan Iran mendapatkan uang dengan menjual minyak kepada orang-orang yang mereka sukai dan bukan kepada orang-orang yang tidak mereka sukai."

Trump juga menyebut negara-negara Teluk telah memberikan dukungan terhadap rencana tersebut meski tidak merinci negara yang terlibat.

Ancaman Tambahan dan Ketegangan Global

Trump menyampaikan Iran berpotensi menebar ranjau laut yang dapat membahayakan kapal-kapal bernilai tinggi.

Ia mengatakan, "Jika Anda memiliki kapal yang harganya satu miliar dolar, maka Anda akan berkata, 'Ya, saya lebih suka tidak terkena ranjau, kehilangan kapal saya atau setidaknya merusaknya parah'."

AS bersama negara lain disebut akan mengerahkan kapal penyapu ranjau untuk mengamankan Selat Hormuz.

Trump juga mengkritik NATO namun menyebut aliansi tersebut kini bersedia membantu pembersihan jalur pelayaran.

Ia menegaskan negosiasi dengan Iran sebelumnya hampir mencapai kesepakatan, namun gagal karena Iran menolak menghentikan ambisi nuklirnya.

Trump menyatakan, "Mengenai isu penting, mereka ingin memiliki senjata nuklir, mereka tidak akan memiliki senjata nuklir."

Selain itu, Trump mengancam akan mengenakan tarif hingga 50 persen terhadap negara yang memasok senjata ke Iran serta membuka opsi serangan terhadap infrastruktur strategis Iran.

Langkah tersebut menambah ketegangan geopolitik global yang berpotensi berdampak pada stabilitas kawasan dan perdagangan internasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf