
Pantau - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak Hizbullah untuk mematuhi kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat antara Lebanon dan Israel yang mulai berlaku pada Jumat.
Seruan PBB untuk Kepatuhan Gencatan Senjata
Juru bicara PBB Stephane Dujarric menyampaikan pesan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres agar semua pihak menghormati kesepakatan tersebut.
"Untuk mematuhi gencatan senjata... Saya pikir rakyat Lebanon telah sangat menderita," kata Dujarric.
Ia menambahkan bahwa masyarakat di wilayah utara Israel juga berhak hidup damai dan berharap seluruh pihak dapat menaati gencatan senjata.
Kesepakatan Dimediasi Amerika Serikat
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sepakat memberlakukan gencatan senjata selama 10 hari.
Kesepakatan itu mulai berlaku pada Kamis (16/4) pukul 21.00 GMT atau Jumat (17/4) pukul 04.00 WIB.
Trump juga berencana mengundang kedua pemimpin ke Washington untuk melanjutkan pembicaraan menuju perdamaian jangka panjang.
Pemerintah AS menugaskan Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, serta Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine untuk mengawal proses menuju perdamaian permanen.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf
- Editor :
- Ahmad Yusuf








