
Pantau - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menyoroti dugaan kasus kekerasan terhadap anak di sebuah daycare di Kota Yogyakarta yang melibatkan puluhan anak, dan mendesak penanganan hukum secara tegas pada April 2026.
Dugaan Kekerasan Libatkan Puluhan Anak
Sari Yuliati menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut yang kembali menunjukkan kasus kekerasan terhadap anak terus berulang.
Berdasarkan data sementara, terdapat 103 anak terdaftar di fasilitas tersebut dengan sekitar 53 anak diduga mengalami kekerasan fisik maupun perlakuan tidak manusiawi.
Ia menegaskan aparat penegak hukum harus mengusut kasus ini secara tuntas, transparan, dan akuntabel.
Ia menyampaikan bahwa "Kami meminta agar proses hukum berjalan secara profesional dan memberikan sanksi tegas kepada pihak yang terbukti melakukan pelanggaran. Tidak boleh ada toleransi terhadap segala bentuk kekerasan terhadap anak," tegasnya.
Dorongan Evaluasi Sistem Daycare Nasional
Sari Yuliati mendorong pemerintah melalui kementerian dan lembaga terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem daycare di Indonesia.
Evaluasi tersebut mencakup perizinan, standar operasional, dan mekanisme pengawasan guna memperkuat regulasi perlindungan anak.
Ia menyampaikan bahwa "Peristiwa ini harus menjadi momentum perbaikan sistem perlindungan anak, khususnya di fasilitas penitipan. Negara harus memastikan bahwa setiap anak mendapatkan lingkungan yang aman, layak, dan mendukung tumbuh kembangnya," ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam memilih layanan penitipan anak dan berperan aktif dalam pengawasan.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu perlindungan anak sebagai bagian dari tanggung jawab negara dalam menjaga masa depan generasi penerus bangsa.
- Penulis :
- Gerry Eka







