Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Lifestyle

Ijin atau Izin? Begini Penggunaannya yang Tepat Menurut KBBI

Oleh Latisha Asharani
SHARE   :

Ijin atau Izin? Begini Penggunaannya yang Tepat Menurut KBBI
Foto: Ilustrasi (Freepik)

Pantau - Dalam bahasa Indonesia, penggunaan kata "ijin" dan "izin" seringkali membingungkan banyak orang. Meskipun keduanya terdengar mirip dan memiliki makna yang berkaitan, terdapat perbedaan penting dalam penggunaannya yang harus diperhatikan. Untuk memastikan penggunaan yang tepat, mari kita telaah lebih dalam berdasarkan pedoman Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Perbedaan Antara "Ijin" dan “Izin”

Menurut KBBI, kata yang benar untuk digunakan adalah "izin," sedangkan "ijin" merupakan bentuk yang salah dan tidak disarankan dalam penulisan resmi. KBBI sebagai referensi utama bahasa Indonesia menetapkan "izin" sebagai bentuk yang tepat untuk digunakan dalam berbagai konteks.

Kata "izin" merujuk pada persetujuan atau hak yang diberikan untuk melakukan sesuatu. Misalnya, ketika Anda meminta izin kepada atasan untuk meninggalkan kantor lebih awal, Anda sebenarnya meminta persetujuan atau izin untuk tindakan tersebut. Dalam konteks ini, "izin" adalah bentuk yang benar.

Baca juga: Ini Arti Kata 'Nolep' yang Tidak Ada di Kamus KBBI

Penggunaan "Izin" dalam Berbagai Konteks

  • Izin Resmi Dalam situasi formal, seperti permohonan izin untuk mendirikan usaha, mengajukan cuti, atau mendapatkan akses ke fasilitas tertentu, gunakanlah kata "izin." Contoh kalimat: "Saya telah mengajukan izin untuk membuka cabang baru di kota lain."
  • Izin dalam Surat Menyurat Saat menulis surat resmi yang membutuhkan persetujuan, pastikan untuk menggunakan "izin." Misalnya, "Kami mohon izin untuk melakukan perubahan jadwal rapat."
  • Izin dalam Konteks Hukum Dalam konteks hukum atau peraturan, penggunaan "izin" juga berlaku. Contoh: "Izin usaha harus diperoleh sebelum memulai kegiatan bisnis."

Kenapa "Ijin" Tidak Tepat?

Penggunaan "ijin" dalam berbagai tulisan sebenarnya merupakan bentuk penyingkatan yang tidak sesuai dengan aturan bahasa Indonesia yang benar. Meskipun "ijin" sering terdengar dalam percakapan sehari-hari, bentuk ini tidak diakui dalam penulisan formal menurut KBBI. Oleh karena itu, untuk memastikan kesesuaian dengan kaidah bahasa yang benar, "izin" adalah pilihan yang harus dipilih.

Baca juga: Mencari Kesetaraan Gender di KBBI, Mengapa Arti Kata Perempuan Begitu Negatif?

Tips Menghindari Kesalahan Penggunaan

  • Selalu Rujuk KBBI Saat ragu tentang penggunaan kata, selalu rujuk Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) untuk memastikan bentuk yang benar. KBBI adalah sumber utama untuk penulisan dan penggunaan bahasa Indonesia yang tepat.
  • Perhatikan Konteks Identifikasi konteks di mana kata tersebut digunakan. Jika Anda memerlukan persetujuan atau hak untuk melakukan sesuatu, gunakan "izin" sesuai dengan pedoman KBBI.
  • Latihan Menulis Latihan menulis dan membaca materi resmi dapat membantu memperkuat pemahaman dan penggunaan bahasa yang benar. Ini juga dapat membantu dalam membiasakan diri dengan istilah yang tepat.

 

Baca juga: 101 Kata Bijak Hidup Sesuai Kemampuan: Menemukan Kebahagiaan dalam Kesederhanaan

Kesimpulan

Dalam bahasa Indonesia, "izin" adalah bentuk yang benar menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan harus digunakan dalam semua situasi formal dan resmi. Penggunaan "ijin" merupakan bentuk yang salah dan sebaiknya dihindari. Dengan memahami perbedaan ini dan mengikuti pedoman KBBI, kita dapat memastikan bahwa komunikasi kita tetap jelas dan sesuai dengan kaidah bahasa yang benar.

Jadi, untuk semua kebutuhan resmi dan penulisan formal, ingatlah untuk menggunakan "izin." Hal ini tidak hanya akan meningkatkan profesionalisme Anda tetapi juga membantu menjaga standar bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Penulis :
Latisha Asharani