
Pantau - Situs arkeologi Lingjiatan di Provinsi Anhui, China, dikenal luas sebagai pusat peninggalan budaya giok prasejarah dan kini menjadi daya tarik edukatif serta wisata sejarah.
Artefak Giok Ungkap Estetika Budaya Ribuan Tahun Silam
Situs Lingjiatan ditemukan pada tahun 1985 dan diperkirakan berasal dari 5.300 hingga 5.800 tahun yang lalu.
Temuan di situs ini menunjukkan warisan budaya yang sangat kaya, khususnya dalam bentuk artefak giok yang mencerminkan semangat serta estetika tinggi masyarakat China prasejarah.
Beragam artefak giok ditemukan di lokasi ini, mulai dari gelang, patung, hingga representasi makhluk simbolis seperti elang dan naga.
Artefak-artefak tersebut kini dipamerkan di Museum Situs Lingjiatan yang terletak di wilayah Hanshan, Ma'anshan, Provinsi Anhui.
Museum ini menampilkan replika dan artefak asli yang pernah ditemukan di lokasi penggalian.
Beberapa koleksi utama yang dipamerkan meliputi:
- Replika artefak giok
- Gelang giok
- Elang giok berbentuk burung elang
- Patung giok
- Naga giok
Koleksi foto-foto yang mendokumentasikan artefak serta museum diambil selama periode Mei hingga Desember 2025.
Kunjungan Pelajar dan Dokumentasi Udara Perkuat Nilai Edukasi
Pada 13 Januari 2026, sejumlah pelajar mengunjungi museum untuk melihat langsung kekayaan budaya giok dari masa prasejarah tersebut.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya edukatif untuk mengenalkan sejarah awal peradaban China kepada generasi muda.
Selain itu, tampilan visual museum turut didokumentasikan melalui foto udara menggunakan drone pada 21 Desember 2025, memperlihatkan struktur dan lanskap situs dari ketinggian.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





