
Pantau - Dokter umum RS Sari Asih Cipondoh Tangerang, Banten Putri Mutiara Sari mengingatkan demam tinggi mendadak disertai nyeri otot dapat menjadi gejala leptospirosis yang berisiko fatal jika tidak segera ditangani.
Gejala dan Cara Penularan
Putri Mutiara Sari menyampaikan leptospirosis ditandai demam tinggi mendadak yang disertai nyeri otot pada betis, punggung, dan pinggang, menggigil, sakit kepala hebat, serta mata merah.
Ia menjelaskan "Kondisi lingkungan yang basah dan banjir inilah yang menjadi sarana utama penyebaran bakteri leptospira dari urine tikus ke lingkungan manusia. Penyakit ini dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat," ungkapnya.
Leptospirosis merupakan penyakit infeksi zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia melalui kontak kulit dengan air atau tanah yang tercemar urine hewan pembawa bakteri.
Hewan yang paling sering menjadi pembawa bakteri leptospira adalah tikus.
Gejala leptospirosis dapat muncul dalam rentang waktu satu hingga dua minggu setelah seseorang terpapar bakteri leptospira.
Pencegahan dan Penanganan
Putri Mutiara Sari mengingatkan curah hujan diperkirakan masih tinggi hingga akhir Januari sehingga risiko penularan leptospirosis meningkat.
Ia menyarankan masyarakat menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan sepatu saat melewati genangan air.
Luka sekecil apa pun perlu ditutup menggunakan plester kedap air karena bakteri dapat masuk melalui luka.
Setelah kontak dengan genangan banjir, masyarakat disarankan segera mencuci tangan dan kaki menggunakan sabun.
Putri Mutiara Sari mengingatkan "Jaga kebersihan rumah agar tidak menjadi sarang tikus dengan menutup akses masuk dan mengelola sampah dengan benar," katanya.
Masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami demam tinggi dan nyeri otot setelah terpapar air banjir.
Ia menegaskan "Diagnosis dini dan pemberian antibiotik yang tepat sangat krusial untuk mencegah komplikasi organ dalam," ujarnya.
Penanganan leptospirosis ringan umumnya bersifat suportif karena termasuk penyakit self-limiting disease.
Putri Mutiara Sari menyatakan "Namun, untuk leptospirosis yang bergejala berat, pemberian antibiotik disarankan untuk mencegah komplikasi," katanya.
- Penulis :
- Aditya Yohan








