
Pantau - Musyawarah Nasional I Asosiasi Pengusaha Marching Band Indonesia (APMBI) diselenggarakan pada 7–8 Februari 2026 di Kabupaten Bantul, sebagai langkah strategis menumbuhkan ekosistem industri marching band di Indonesia.
Munas I menjadi momentum penting untuk memperkuat profesionalisme, tata kelola usaha, serta kolaborasi antarpelaku usaha marching band dari berbagai daerah di Indonesia.
Ketua Panitia Munas I APMBI, Iqbal Khambali, menyatakan bahwa Munas ini menegaskan komitmen APMBI dalam mendorong ekosistem usaha marching band yang sehat, berkelanjutan, dan berdaya saing.
APMBI juga diarahkan agar berkontribusi langsung terhadap pengembangan seni, olahraga, dan pendidikan karakter melalui aktivitas marching band.
Munas ini diikuti oleh 36 pengusaha marching band dari 25 provinsi, menjadikannya tonggak penting dalam konsolidasi nasional organisasi.
Kegiatan Munas berfungsi sebagai forum tertinggi organisasi untuk konsolidasi nasional, pembahasan arah kebijakan strategis, penyusunan program kerja, serta penetapan kepengurusan periode selanjutnya.
Forum ini diharapkan menjadi ruang dialog terbuka bagi pengusaha marching band dalam merumuskan langkah bersama menghadapi tantangan industri kreatif dan pendidikan musik di Indonesia.
Pelaku usaha marching band mencakup perajin alat musik, produsen suku cadang, penyedia seragam, pedagang, hingga distributor perlengkapan, yang sangat bergantung pada keberlangsungan kegiatan di lingkungan pendidikan.
Dalam beberapa waktu terakhir, pelaku usaha mengalami penurunan permintaan hingga sekitar 50 persen, terutama dari sekolah, akibat penangguhan pengadaan alat musik.
Kondisi ini mendorong pelaku usaha di berbagai daerah untuk melakukan konsolidasi nasional dengan membentuk APMBI dan menyelenggarakan Munas I.
APMBI dibentuk sebagai wadah resmi untuk memperjuangkan kepentingan pengusaha marching band, memperkuat jejaring nasional, mendorong standardisasi usaha, serta meningkatkan kualitas layanan sektor ini.
Melalui Munas I APMBI, diharapkan lahir rumusan kebijakan serta kepemimpinan organisasi yang mampu menjadikan APMBI sebagai mitra strategis dalam pengembangan industri marching band Indonesia ke depan.
- Penulis :
- Gerry Eka







