Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Lifestyle

Atur Urutan Makan untuk Kendalikan Lonjakan Gula Darah, Ahli Sarankan Sayur Lebih Dulu

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Atur Urutan Makan untuk Kendalikan Lonjakan Gula Darah, Ahli Sarankan Sayur Lebih Dulu
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Salad sayur. ANTARA/Pexel.)

Pantau - Mengatur urutan makan dengan memulai dari sayuran non-tepung, dilanjutkan protein dan lemak, lalu karbohidrat, dinilai dapat membantu mengendalikan lonjakan gula darah setelah makan terutama bagi penderita diabetes tipe 2 atau resistensi insulin.

Ahli sains nutrisi dari Tufts Medical Center Grace Phelan menjelaskan bahwa sayuran kaya serat membentuk “lapisan” di sistem pencernaan yang memperlambat penyerapan karbohidrat.

Serat membuat kenaikan gula darah menjadi lebih lambat dan bertahap sehingga lonjakan glukosa dapat ditekan.

Setelah mengonsumsi sayuran seperti salad selada atau brokoli panggang, ahli menyarankan melanjutkan dengan protein dan lemak seperti ayam panggang, ikan, telur, atau tahu.

Ahli diet terdaftar Avery Zenker menyebut protein dan lemak memperlambat pengosongan lambung sehingga glukosa masuk ke aliran darah secara bertahap.

Protein juga merangsang hormon usus GLP-1 yang berperan meningkatkan kerja insulin serta menekan nafsu makan.

Sumber karbohidrat seperti nasi dan kentang disarankan dikonsumsi paling akhir karena serat dan protein yang telah masuk sebelumnya bertindak sebagai penyangga terhadap lonjakan gula darah.

Sejumlah penelitian menunjukkan metode ini dapat menurunkan lonjakan gula darah hingga 44 persen pada penderita diabetes tipe 2.

Selain itu, berjalan kaki sekitar 10 menit setelah makan juga membantu otot menyerap glukosa tanpa memerlukan banyak insulin.

Strategi ini dinilai fleksibel dan dapat diterapkan secara bertahap untuk membantu menjaga kestabilan kadar gula darah dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis :
Gerry Eka