
Pantau - Kementerian Agama (Kemenag) RI meminta masyarakat merayakan Natal dengan sederhana. Hal itu sesuai dengan esensi kelahiran Yesus Kristus yang merupakan simbol kesederhanaan.
"Untuk seluruh umat kristiani di Indonesia, supaya merayakan Natal dengan sesederhana mungkin, kenapa? Karena perayaan Natal, kelahiran Yesus Kristus merupakan simbol kesederhanaan dan itu yang harus diteladani umat Kristen di seluruh Indonesia," kata Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Jeane Marie Tulung di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2022).
Ia mengatakan bahwa kesederhanaan merupakan wujud solidaritas dalam masyarakat. Untuj menjaga kebersamaan umat beragama di Indonesia.
"Solidaritas umat kristiani terhadap sesama. Selebihnya, semangat berbagi kepada sesama," katanya.
Plt Dirjen Bimas Katolik Kemenag RI Adiyarto Sumardjono juga memaparkan hal yang sama. Ia mengimbau Surat Edaran Menteri Agama No 15 Tahun 2022 menjadi pedoman bagi setiap gereja dan umat yang akan merayakan ibadah Natal.
"Dalam rangka perayaan Natal 2022, Kementerian Agama beri berhatian pada kekhidmatan dalam melaksanakan ibadah, kedua kesehatan dan ketiga keamanan. Yang terakhir kenyamanan," katanya.
"Untuk seluruh umat kristiani di Indonesia, supaya merayakan Natal dengan sesederhana mungkin, kenapa? Karena perayaan Natal, kelahiran Yesus Kristus merupakan simbol kesederhanaan dan itu yang harus diteladani umat Kristen di seluruh Indonesia," kata Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Jeane Marie Tulung di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2022).
Ia mengatakan bahwa kesederhanaan merupakan wujud solidaritas dalam masyarakat. Untuj menjaga kebersamaan umat beragama di Indonesia.
"Solidaritas umat kristiani terhadap sesama. Selebihnya, semangat berbagi kepada sesama," katanya.
Plt Dirjen Bimas Katolik Kemenag RI Adiyarto Sumardjono juga memaparkan hal yang sama. Ia mengimbau Surat Edaran Menteri Agama No 15 Tahun 2022 menjadi pedoman bagi setiap gereja dan umat yang akan merayakan ibadah Natal.
"Dalam rangka perayaan Natal 2022, Kementerian Agama beri berhatian pada kekhidmatan dalam melaksanakan ibadah, kedua kesehatan dan ketiga keamanan. Yang terakhir kenyamanan," katanya.
- Penulis :
- renalyaarifin







