
Pantau - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyiapkan masing-masing 1.000 paket bantuan sosial (bansos) untuk setiap kabupaten/kota sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi bencana, khususnya banjir.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kaltim, Andi Muhammad Ishak, menyatakan bahwa hampir seluruh wilayah Kaltim tergolong rawan bencana, terutama banjir yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi.
Paket bantuan mencakup kebutuhan dasar, seperti permakanan dan sebagian sandang, dengan perhatian khusus pada kebutuhan bayi dan balita.
Penyaluran simbolis bantuan telah dilakukan sejak Maret lalu melalui kegiatan safari Ramadhan sebagai bentuk kesiapsiagaan awal.
Penyaluran Terus Dilanjutkan, Pemerintah Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Bantuan ini difungsikan sebagai cadangan awal di tingkat kabupaten/kota.
Jika terjadi bencana berkepanjangan dan bantuan awal tidak mencukupi, pemerintah daerah dapat mengajukan permintaan tambahan kepada Dinsos Kaltim.
Setiap permintaan akan melalui proses verifikasi berdasarkan data penerima dan kondisi di lapangan.
Dinsos juga menerjunkan tim ke lapangan untuk memastikan bahwa bantuan disalurkan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan warga terdampak.
Distribusi bantuan telah menjangkau daerah-daerah seperti Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Timur (Kutim), Berau, Kutai Barat (Kubar), Tabang, Muara Kaman, dan Kota Samarinda.
Meski tantangan distribusi merata masih ada karena luasnya cakupan dampak bencana, Dinsos Kaltim terus berupaya memperluas jangkauan bantuan secara adil dan cepat.
- Penulis :
- Balian Godfrey








