
Pantau - Aparat kepolisian dari Polres Flores Timur dan Polres Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), menerapkan sistem buka tutup pada jalur utama Maumere–Larantuka akibat aktivitas erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki sejak Selasa malam hingga Rabu pagi.
Penutupan Jalur untuk Keselamatan Pengendara
"Sejak pukul 01.00 WITA pagi teman-teman Satlantas Polres Flores Timur sudah menutup jalur dari Maumere ke Larantuka yang melewati jalur utama," ungkap petugas setempat.
Penutupan ini dilakukan sebagai upaya mitigasi dan pengamanan terhadap pengendara yang melintasi wilayah terdampak debu vulkanik dan kerikil dari erupsi gunung.
Petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) ditempatkan di titik-titik strategis seperti persimpangan jalur utama dan jalur alternatif, termasuk jalur utara yang digunakan sebagai rute pengganti.
"Semalam saat masih erupsi dan banyak debu serta kerikil, jalur melewati lokasi erupsi memang dilarang," jelasnya.
Sistem Buka Tutup Disesuaikan dengan Kondisi Gunung
Kasub Sektor Nebe Polsek Waigete Polres Sikka, Aiptu Sadriyanto, menyatakan bahwa penutupan jalur diberlakukan sejak Selasa malam dan telah dibuka kembali pada Rabu pagi setelah menerima instruksi dari pimpinan lalu lintas.
"Tadi sudah info dari Kasatlantas agar dibuka kembali jalur utamanya," ujarnya.
Meski demikian, sistem buka tutup tetap diberlakukan menyesuaikan kondisi terbaru dari Gunung Lewotobi Laki-Laki.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk menggunakan jalur utara apabila erupsi kembali terjadi, serta tetap waspada dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
- Penulis :
- Balian Godfrey








