
Pantau - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep melakukan ziarah dan tabur bunga ke makam Presiden Ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Jumat, 22 Agustus 2025.
"Hari ini kami ke makam Presiden Ketiga, kami di sini untuk menghormati beliau," ujar Kaesang dalam keterangannya.
Dalam kesempatan tersebut, Kaesang mengutip pernyataan BJ Habibie tentang arti penting memberi dalam kehidupan.
"Kami juga meng-quote salah satu pernyataan beliau yaitu 'di dalam kehidupan kita harus bisa memberikan sebanyak-banyaknya, bukan malah meminta sebesar-besarnya'," ucapnya.
Kaesang menyatakan bahwa kutipan tersebut akan menjadi pedoman moral bagi PSI dalam menjalankan peran politiknya di tengah masyarakat.
"Kami di sini menanggapi itu sebagai partai, kami harus bisa memberikan manfaat yang besar bagi seluruh lapisan masyarakat. Bukan malah menjarah apa yang dimiliki oleh masyarakat," tegasnya.
Ziarah Tokoh Bangsa Jadi Bagian dari Refleksi Perjuangan
Ziarah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan PSI dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.
Kaesang juga menyampaikan bahwa jasa para pahlawan nasional menjadi dasar utama atas kehidupan damai yang dinikmati masyarakat saat ini.
"Ya semuanya, kita bisa merasakan, kita bisa berdiri di sini, bisa menghirup nafas dengan tenang di sini karena semua jasa pahlawan kita," katanya.
Selain ke makam BJ Habibie, Kaesang juga berziarah ke makam sejumlah tokoh bangsa lainnya seperti mantan Ketua MPR Taufik Kiemas dan Kristiani Herrawati (Ani Yudhoyono).
Ia juga mengunjungi makam Perdana Menteri Pertama RI Sutan Sjahrir dan Wakil Presiden Ketiga RI Adam Malik yang juga dikenal sebagai pendiri LKBN Antara.
Rangkaian ziarah akan dilanjutkan ke makam Presiden Pertama RI Soekarno di Blitar dan makam Presiden Kedua RI Soeharto di Astana Giri Bangun, Karanganyar.
Kegiatan ini akan ditutup dengan kunjungan ke makam Presiden Keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Jombang, Jawa Timur.
- Penulis :
- Aditya Yohan








