Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Politik

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Hapus Kemiskinan dan Lawan Korupsi dalam Mujahadah Kubro NU

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Hapus Kemiskinan dan Lawan Korupsi dalam Mujahadah Kubro NU
Foto: (Sumber: Presiden Prabowo Subianto menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). (ANTARA/HO-Sekretariat Presiden).)

Pantau - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan sumpah dan komitmennya untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia dari kemiskinan, kelaparan, keterbatasan layanan kesehatan, dan pendidikan dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama yang disiarkan langsung dari Jakarta oleh Sekretariat Presiden.

Perlindungan Rakyat Jadi Mandat Konstitusi

Prabowo menekankan bahwa tugas utama kepala negara bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

"Melindungi segenap tumpah darah Indonesia adalah tujuan nasional pertama dalam Undang-Undang Dasar 1945," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa mandat konstitusi tersebut harus dimaknai sebagai kehadiran negara dalam melindungi rakyat dari berbagai ancaman, baik fisik maupun nonfisik.

Ancaman tersebut, lanjut Presiden, mencakup kemiskinan, kelaparan, terbatasnya layanan kesehatan, dan akses pendidikan berkualitas yang belum merata.

Prabowo menyatakan bahwa sumpah yang ia ucapkan saat pelantikan pada 20 Oktober 2024 merupakan janji untuk hadir dan bekerja demi kesejahteraan rakyat.

Lawan Korupsi dan Kelola Kekayaan Nasional

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyoroti persoalan pengelolaan kekayaan negara yang selama ini belum optimal dinikmati oleh rakyat.

"Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat besar," ia mengungkapkan, "tapi banyak aset bangsa hilang atau mengalir ke luar negeri karena praktik korupsi, penipuan, dan manipulasi."

Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu untuk memberantas segala bentuk penyalahgunaan kekayaan negara.

Ia menekankan bahwa dirinya tidak akan mundur setapak pun dalam melawan penggarongan kekayaan nasional.

Menurutnya, pengelolaan kekayaan nasional secara adil dan pemenuhan kebutuhan dasar rakyat adalah bagian dari tanggung jawab negara.

Prabowo pun mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dalam menghapus kemiskinan dari bumi Indonesia.

Dengan penuh keyakinan, ia menyatakan optimisme bahwa dengan keberanian, keteguhan, dan pengelolaan sumber daya secara benar, kesejahteraan rakyat Indonesia bisa diwujudkan.

Penulis :
Gerry Eka