
Pantau - Kementerian Haji dan Umrah mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan para korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda berbagai wilayah di Sumatra, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Saya juga ingin menyampaikan bela sungkawa dan keprihatinan dengan bencana alam yang hari ini sedang dihadapi oleh saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, kemudian di Sumatera Barat,” ujar Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak.
Banjir dan Longsor Landa Belasan Kabupaten, Ribuan Terdampak
Menurut data Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BNPB per Kamis sore, 27 November 2025, banjir bandang dan tanah longsor terjadi di 13 kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Wilayah terdampak di provinsi tersebut antara lain Kabupaten Langkat, Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Utara.
Di Sumatera Barat, banjir melanda sejumlah daerah termasuk Agam, Padang Pariaman, Bukittinggi, Solok, dan Kota Padang.
Sementara itu, Provinsi Aceh menetapkan status darurat bencana banjir di 10 dari 23 kabupaten/kota.
Sebanyak 1.497 jiwa mengungsi, dan dua warga dilaporkan meninggal dunia akibat bencana di Aceh.
Basarnas Kerahkan Jalur Laut, Pemerintah Pastikan Kehadiran di Lapangan
Akibat banyaknya akses darat yang terputus, proses pengiriman bantuan dan evakuasi korban dilakukan melalui jalur laut.
“Karena jalur darat beberapa titik masih terputus, kita mengerahkan dengan fasilitas laut, KN SAR kami sudah siaga,” jelas Dahnil.
Basarnas juga mengerahkan personel tambahan dari berbagai kantor SAR di luar daerah untuk memperkuat pencarian dan evakuasi di wilayah terdampak.
Dahnil menyebut bahwa bencana ini menjadi pengingat agar manusia tidak lalai dalam menjaga dan merawat alam.
“Oleh sebab itu, kita berdoa untuk seluruh rakyat Indonesia yang sedang mengalami bencana, mulai dari Aceh sampai dengan Sumatera Barat, Sumatera Utara, selalu dilindungi oleh Allah. Kuat menghadapi semua tantangan yang sedang dialami, dan insyaallah pemerintah akan terus hadir untuk saudara-saudara kita yang sedang mengalami bencana alam,” tegasnya.
Pemerintah terus berupaya melakukan evakuasi, pencarian korban, dan mempercepat distribusi bantuan serta pemulihan pasca-bencana.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








