
Pantau - Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, meminta bantuan langsung kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk memulihkan jaringan komunikasi yang padam total akibat banjir bandang yang melanda wilayahnya.
“Bupati sudah menghubungi langsung Wamenkomdigi, Nezar Patria untuk pemulihan jaringan komunikasi yang menghambat informasi penanganan bencana,” ungkap Juru Bicara Pemkab Aceh Utara, Muntasir Ramli.
Langkah cepat tersebut diambil untuk mempercepat proses tanggap darurat, karena lumpuhnya jaringan menghambat seluruh operasi penanganan bencana.
799 Site Telekomunikasi Mati, Penanganan Bencana Terganggu
Jaringan komunikasi di Aceh Utara dan sekitarnya mengalami pemadaman total (blackout) sejak Rabu, 26 November 2025.
Menurut laporan resmi Bupati kepada Wamenkomdigi, gangguan ini menyebabkan 799 site telekomunikasi tidak berfungsi, berdampak langsung pada operasi darurat.
“Jaringan lumpuh, penanganan bencana terhambat, gangguan jaringan skala besar ini yang dikonfirmasi oleh Komdigi telah menyebabkan 799 site telekomunikasi di Aceh mati dan menimbulkan dampak yang sangat kritis pada operasi penanganan bencana di Aceh Utara,” ujar Muntasir.
Akibat terputusnya jaringan, proses evakuasi dan penyelamatan korban menjadi terlambat karena jalur koordinasi antara tim SAR dan pusat komando tidak bisa berjalan optimal.
Selain itu, blackout juga menghambat pendataan jumlah pengungsi, estimasi kerusakan infrastruktur, dan distribusi logistik bantuan secara tepat sasaran.
Komdigi Respons Cepat, Tim Diterjunkan ke Lapangan
Menanggapi laporan tersebut, Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria, segera memberikan respons cepat atas permintaan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.
“Tadi sudah kami laporkan langsung ke Pak Wamen Nezar Patria agar segera membantu pemulihan saluran komunikasi di wilayah Aceh Utara dan sekitarnya. Beliau langsung merespons cepat dan menerjunkan tim untuk melakukan pemulihan,” tambah Muntasir.
Upaya pemulihan jaringan diharapkan segera memperlancar proses penanganan bencana dan memastikan layanan komunikasi kembali normal untuk mendukung seluruh aktivitas tanggap darurat di wilayah terdampak.
- Penulis :
- Aditya Yohan







