Pantau Flash
HOME  ⁄  Nasional

Danantara Indonesia Koordinasikan BUMN Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Danantara Indonesia Koordinasikan BUMN Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera
Foto: (Sumber : Inalum bersama sejumlah anggota Komisi XII DPR RI dan perwakilan lima BUMN menyalurkan bantuan bagi korban terdampak banjir bandang, dan tanah longsor di Sumut di Kantor Penghubung Inalum Medan, Sumatera Utara, Kamis (27/11/2025). ANTARA/HO-Inalum.)

Pantau - Sejumlah BUMN yang tergabung dalam Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat dan Sumatera Utara, menyusul ditetapkannya status darurat bencana di kedua provinsi tersebut.

Gerak Cepat BUMN Pulihkan Akses dan Penuhi Kebutuhan Dasar

Managing Director Stakeholders Management Danantara Indonesia, Rohan Hafas, menyatakan bahwa koordinasi lintas BUMN dilakukan sejak hari pertama bencana untuk memastikan respons cepat dan tepat sasaran.

"Kami bergerak sejak awal untuk memastikan kebutuhan dasar terpenuhi, akses kritis dipulihkan, dan pemulihan bisa dilakukan tanpa menunggu lama," ujar Rohan Hafas.

Di Sumatera Barat, bantuan dikirimkan oleh Pegadaian, Semen Padang, BNI, Hutama Karya, Angkasa Pura, PLN, dan Pertamina.

Bantuan yang disalurkan mencakup makanan, minuman, air bersih, obat-obatan dasar, pakaian, perlengkapan bayi, serta peralatan dapur.

Selain itu, disediakan pula dukungan teknis berupa perahu karet untuk evakuasi wilayah terisolasi dan ekskavator guna membuka akses jalan yang tertutup material longsor.

Sementara di Sumatera Utara, bantuan disalurkan oleh Pegadaian, BRI, BNI, Inalum, Angkasa Pura, BTN, Kawasan Industri Medan (KIM), Pertamina, dan PTPN.

Bantuan meliputi bahan pangan, air bersih, perlengkapan pendukung, serta tenda pengungsian darurat untuk keluarga terdampak.

Pasokan bahan bakar untuk alat berat dan pemulihan jaringan listrik maupun seluler juga diprioritaskan untuk mempercepat pemulihan kondisi darurat.

Danantara Tegaskan Komitmen Kemanusiaan BUMN

Rohan Hafas menegaskan bahwa peran Danantara Indonesia tidak hanya terbatas pada investasi strategis, tetapi juga sebagai katalisator dalam operasi tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.

"Danantara Indonesia dan jaringan BUMN yang terkait ingin memastikan bahwa masyarakat di wilayah terdampak dapat kembali menjalani kehidupan normal secepat mungkin," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, melaporkan bahwa hingga saat ini jumlah korban jiwa di tiga provinsi terdampak—Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat—mencapai 174 orang meninggal dunia, 79 orang hilang, dan 12 orang mengalami luka-luka.

Penulis :
Aditya Yohan