Pantau Flash
HOME  ⁄  Nasional

Komisi XIII DPR RI Tinjau Lapas Pariaman, Soroti Sistem Pemasyarakatan dan Pembinaan yang Manusiawi

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Komisi XIII DPR RI Tinjau Lapas Pariaman, Soroti Sistem Pemasyarakatan dan Pembinaan yang Manusiawi
Foto: (Sumber: Raja Faisal Anggota DPR RI dari fraksi partai demokrat. )

Pantau - Komisi XIII DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Lapas Kelas IIB Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, guna memastikan efektivitas pelaksanaan tugas pemasyarakatan dan mengevaluasi kualitas layanan lembaga pemasyarakatan di wilayah tersebut.

Kunjungan ini dipimpin oleh Anggota Komisi XIII DPR RI Raja Faisal Manganju Sitorus dan bertujuan memperkuat tata kelola, sistem pembinaan, serta mendorong rekomendasi kebijakan yang relevan dan berorientasi pada reintegrasi sosial.

“Komitmen kita bersama adalah memastikan bahwa pemasyarakatan berjalan tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga manusiawi dan berorientasi pada reintegrasi sosial,” tegas Raja Faisal.

Fokus Evaluasi: Overkapasitas, Narkotika, dan Kesehatan Warga Binaan

Dalam pertemuan yang berlangsung di Lapas Kelas IIB Pariaman, Komisi XIII mendengarkan langsung capaian, kendala, serta aspirasi jajaran pemasyarakatan.

Beberapa tantangan utama yang diangkat meliputi:

Overkapasitas hunian

Tingginya kasus narkotika, khususnya di kalangan warga binaan usia produktif

Keterbatasan infrastruktur layanan kesehatan dan pembinaan

Data dari Januari hingga Mei 2025 mencatat bahwa 416 warga binaan telah dipindahkan secara internal sebagai bagian dari upaya mitigasi overcrowding.

Namun, sebagian besar Lapas dan Rutan di Sumatera Barat masih mengalami kelebihan kapasitas.

Kondisi ini memicu peningkatan tekanan terhadap sistem pembinaan dan layanan dasar di dalam lapas, termasuk akses layanan kesehatan yang layak.

Raja Faisal menekankan perlunya:

Koordinasi antara Kanwil Ditjen Pemasyarakatan, Pemda, penegak hukum, dan lembaga rehabilitasi

Pencegahan peredaran narkotika dan penyalahgunaan alat komunikasi

Penguatan program pembinaan kepribadian dan kemandirian

Dorong Inovasi Layanan dan Sinergi Lintas Sektor

“Inovasi layanan seperti rehabilitasi berbasis kerja sama lintas sektor, UMKM binaan, peningkatan layanan kesehatan, serta digitalisasi deteksi dini perlu dipastikan berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi keamanan dan pembinaan warga binaan,” ujar Raja Faisal.

Komisi XIII memberikan apresiasi kepada:

Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sumbar

Seluruh pemangku kepentingan yang telah bekerja keras mengelola situasi pemasyarakatan secara konstruktif.

Semua masukan yang diterima akan digunakan dalam rapat kerja bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan guna mendorong penguatan kebijakan yang manusiawi, akuntabel, dan berorientasi pada reintegrasi sosial.

“Semoga dialog dan diskusi hari ini dapat menghasilkan masukan konstruktif bagi penguatan kebijakan pemasyarakatan di masa mendatang,” ujar Raja Faisal.

Kolaborasi dengan BNN dan Penguatan UMKM Binaan

Pemerintah Kota Pariaman juga telah menjalin kerja sama dengan Balai Besar Rehabilitasi BNN dalam pendekatan kesehatan publik untuk penanganan narkotika.

Di sisi lain, Ditjen Pemasyarakatan Sumbar terus mendorong:

Pembinaan kemandirian warga binaan

Pengembangan UMKM binaan

Penguatan ketahanan pangan di UPT pemasyarakatan

Hadirkan Legislator lintas Fraksi dan Mitra Pemasyarakatan

Kunjungan kerja ini diikuti oleh anggota Komisi XIII dari berbagai fraksi, antara lain:

Marinus Gea (Fraksi PDI-P)

Umbu Kabunang Rudi Yanto Hunga

Fransiscus Maria Agustinus Sibarani (Fraksi Golkar)

Anwar Sadad

Yan Parmenas Mandenas (Fraksi Gerindra)

Tonny Tesar (Fraksi NasDem)

Anisah Syakur

Fauqi Hapidekso (Fraksi PKB)

Hamid Noor Yasin

Yanuar Arif Wibowo (Fraksi PKS)

Rombongan diterima langsung oleh:

Pejabat Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham

Kepala Kanwil Ditjen PAS Sumbar

Kepala Lapas Kelas IIB Pariaman beserta jajaran

Penulis :
Gerry Eka