
Pantau - Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan tengah melakukan rehabilitasi jalur kereta api yang terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara guna memulihkan konektivitas transportasi masyarakat.
Rehabilitasi ini bertujuan untuk memastikan layanan mobilitas kembali berjalan secara optimal dan aman di wilayah terdampak.
Direktur Jenderal Perkeretaapian, Allan Tandiono, menyampaikan bahwa pemantauan titik rawan bencana terus dilakukan.
"Upaya rehabilitasi ruas-ruas jalur terdampak dilakukan dengan memperhatikan kondisi cuaca dan lingkungan sekitar demi memastikan keselamatan para pekerja," ungkapnya.
Jalur yang Terdampak dan Langkah Darurat
Jalur yang mengalami dampak bencana antara lain:
Stasiun Muara Satu – Krueng Geukueh – Bungkaih – Krueng Mane
Krueng Mane – Gerugok – Kutablang
Bandar Tinggi – Kuala Tanjung
Medan – Binjai
Beberapa ruas jalur di Kota Pariaman
Sebagian besar jalur mengalami longsor cukup parah, sementara jalur di Pariaman sempat terendam banjir.
DJKA bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk melakukan langkah-langkah darurat, seperti:
Menerjunkan alat berat
Menggunakan material rel bekas untuk stabilisasi jalur
Mengatur ulang rencana kerja berdasarkan kondisi cuaca harian
"Kami terus mengupayakan komunikasi dengan teman-teman di lokasi untuk memastikan keamanan mereka sebelum memutuskan untuk melanjutkan proses rehabilitasi," jelas Allan.
Rehabilitasi Berlangsung Bertahap, Masyarakat Diminta Bersabar
Sejumlah ruas masih menunggu cuaca membaik agar rehabilitasi dapat dilanjutkan secara maksimal.
Kementerian Perhubungan juga menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya layanan kereta api di wilayah-wilayah tersebut.
"Semoga segera dapat kami lakukan rehabilitasi sehingga kereta api dapat kembali dioperasikan," kata Allan.
Ia juga menyampaikan duka mendalam atas bencana yang melanda masyarakat di tiga provinsi.
“Saya mewakili Direktorat Jenderal Perkeretaapian menyampaikan duka mendalam atas bencana menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Semoga warga yang terdampak diberi kekuatan dan ketabahan,” ujarnya.
- Penulis :
- Gerry Eka







