Pantau Flash
HOME  ⁄  Nasional

Kemenhub Rehabilitasi Jalur Kereta Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Kemenhub Rehabilitasi Jalur Kereta Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara
Foto: (Sumber: Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melakukan rehabilitasi jalur kereta api terdampak bencana banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. ANTARA/HO-Humas Kemenhub.)

Pantau - Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan tengah melakukan rehabilitasi jalur kereta api yang terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara guna memulihkan konektivitas transportasi masyarakat.

Rehabilitasi ini bertujuan untuk memastikan layanan mobilitas kembali berjalan secara optimal dan aman di wilayah terdampak.

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Allan Tandiono, menyampaikan bahwa pemantauan titik rawan bencana terus dilakukan.

"Upaya rehabilitasi ruas-ruas jalur terdampak dilakukan dengan memperhatikan kondisi cuaca dan lingkungan sekitar demi memastikan keselamatan para pekerja," ungkapnya.

Jalur yang Terdampak dan Langkah Darurat

Jalur yang mengalami dampak bencana antara lain:

Stasiun Muara Satu – Krueng Geukueh – Bungkaih – Krueng Mane

Krueng Mane – Gerugok – Kutablang

Bandar Tinggi – Kuala Tanjung

Medan – Binjai

Beberapa ruas jalur di Kota Pariaman

Sebagian besar jalur mengalami longsor cukup parah, sementara jalur di Pariaman sempat terendam banjir.

DJKA bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk melakukan langkah-langkah darurat, seperti:

Menerjunkan alat berat

Menggunakan material rel bekas untuk stabilisasi jalur

Mengatur ulang rencana kerja berdasarkan kondisi cuaca harian

"Kami terus mengupayakan komunikasi dengan teman-teman di lokasi untuk memastikan keamanan mereka sebelum memutuskan untuk melanjutkan proses rehabilitasi," jelas Allan.

Rehabilitasi Berlangsung Bertahap, Masyarakat Diminta Bersabar

Sejumlah ruas masih menunggu cuaca membaik agar rehabilitasi dapat dilanjutkan secara maksimal.

Kementerian Perhubungan juga menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya layanan kereta api di wilayah-wilayah tersebut.

"Semoga segera dapat kami lakukan rehabilitasi sehingga kereta api dapat kembali dioperasikan," kata Allan.

Ia juga menyampaikan duka mendalam atas bencana yang melanda masyarakat di tiga provinsi.

“Saya mewakili Direktorat Jenderal Perkeretaapian menyampaikan duka mendalam atas bencana menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Semoga warga yang terdampak diberi kekuatan dan ketabahan,” ujarnya.

Penulis :
Gerry Eka