Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pencak Silat Indonesia Tambah Dua Emas pada Hari Terakhir SEA Games 2025

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pencak Silat Indonesia Tambah Dua Emas pada Hari Terakhir SEA Games 2025
Foto: (Sumber: Foto arsip - Pesilat Indonesia Safira Dwi Meilani berpose setelah mengikuti upacara penjemputan atlet SEA Games di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (11/5/2023). (ANTARA/RAUF ADIPATI))

Pantau - Tim pencak silat Indonesia berhasil menambah dua medali emas pada hari terakhir kompetisi pencak silat SEA Games 2025 yang digelar di Impact Arena, Bangkok.

Dua Emas dari Nomor Tanding

Medali emas pertama diraih oleh Muhammad Zaki Zikrillah Prasong dari nomor tanding kelas C dengan berat 55 hingga 60 kilogram.

Muhammad Zaki Zikrillah Prasong mendapatkan emas tanpa bertanding setelah lawannya dari Thailand, Tinnapat Janjaroen, mengundurkan diri atau walk out.

Medali emas kedua dipersembahkan oleh Safira Dwi Meilani dari nomor tanding kelas B putri dengan berat 50 hingga 55 kilogram.

Safira Dwi Meilani memastikan gelar juara setelah mengalahkan atlet Vietnam Thi Hai Quyen pada partai final.

Pada nomor tanding lainnya, Khoirudin Mustakim menyumbangkan medali perak bagi Indonesia.

Khoirudin Mustakim harus mengakui keunggulan pesilat Singapura Andika Bin Razali Dhani pada partai final.

Cabang pencak silat masih menyisakan satu nomor yang akan dipertandingkan, yakni kelas E dengan berat 65 hingga 70 kilogram.

Pada nomor tersebut, Tito Hendra Septa Kurnia dijadwalkan menghadapi atlet Malaysia Muhamad Helmi di partai final.

Kontribusi Nomor Seni dan Klasemen Medali

Selain dari nomor tanding, pencak silat Indonesia juga menyumbangkan satu medali emas dari nomor seni.

Medali emas seni beregu putra diraih oleh Andika Dhanireksa, Rano Slamet Nugraha, dan Asep Yuldan Sani.

Emas nomor seni beregu putra tersebut diraih pada pertandingan Minggu, 14 Desember 2025.

Tim Indonesia mencatatkan skor tertinggi 9,965 poin dan unggul atas beregu Singapura yang meraih 9,935 poin.

Berdasarkan data Komite Olimpiade Indonesia hingga pukul 11.36 WIB, Indonesia menempati peringkat kedua klasemen perolehan medali.

Indonesia mengoleksi total 67 medali emas, 74 perak, dan 86 perunggu.

Tuan rumah Thailand berada di peringkat pertama dengan 158 emas, 105 perak, dan 71 perunggu.

Vietnam menempati peringkat ketiga dengan raihan 51 emas, 57 perak, dan 88 perunggu.

Penulis :
Aditya Yohan